Masih Bersengketa, Pemkot Balikpapan Ngotot Gunakan SMPN 25 Tahun Ini

BusamID
Gedung SMPN 25 di Balikpapan Barat yang sudah rampung 100 persen ketika ditinjau Komisi IV DPRD Balikpapan dan Disdikbud Kota Balikpapan (foto by man)

Balikpapan, Busam.ID – Status sengketa lahan rupanya tak mempengaruhi rencana jadwal penggunaan SMPN 25 yang terletak di kawasan Pemukiman Atas Air, Kecamatan Balikpapan Barat.

Rencananya, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan meresmikan penggunaan bangunan SMPN 25 tersebut dalam rangkaian peringatan HUT Kota Balikpapan Februari 2023 mendatang.

Saat ini, progres pembangunan bangunan SMPN 25 memang sudah mencapai 100 persen, sejumlah siswa yang terdiri dari tiga kelas, yang selama ini dititipkan di SDN 004 Balikpapan Barat segera menempati bangunan baru tersebut.

Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Balikpapan Pujiono menyampaikan, meski akan diresmikan dan digunakan, tidak berarti lahan SMP 25 sudah clean and clear, masih ada permasalahan-permasalahan tanah di situ yang perlu diselesaikan. Dan saat ini, proses masih berjalan di pengadilan lm.

Ia menyampaikan, sebenarnya tanah itu sejak tahun 1980-an, daerah tersebut merupakan daerah kawasan kampung Air, yang juga sudah diresmikan oleh Kementerian PUPR.

Dan kawasan yang dibangun SMP 25 bukan merupakan daratan, yang merupakan daerah pasang surut.

Sesuai aturan, sebelum menjadi daratan itu tidak ada namanya legalitas apapun, tapi ada surat penguasaan Walikota dalam hal ini Kepala Wilayah, yang menjadi dasar pengakuan aset tersebut adalah milik pemerintah kota.

“Tapi belum sertifikat hanya sebatas pengakuan. Tapi nanti kita akan urus sertifikatnya,” kata Pujiono ketika diwawancarai wartawan, Minggu (8/1/2023).

Ia menyampaikan setelah dilakukan inventarisasi, dari 22 data warga yang mengajukan protes atas lahan SMPN 25, tidak ada satupun yang lahannya berada di dalam kawasan SMPN 25. Namun meski demikian proses hukum masih berjalan di pengadilan.

“Dari data yang kita terima baik itu surat-surat dari masyarakat setelah kita inventarisasi lokasinya ternyata berada di luar dari bangunan SMP 25, Tidak ada ditemukan berada di dalam kawasan SMP tersebut,” tambahnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *