Samarinda, Busam.ID – Di balik kemegahan Masjid Baitul Muttaqien atau yang lebih dikenal dengan Masjid Islamic Center Samarinda rupanya ada yang memprihatinkan.
Masjid kebanggaan yang dibangun 2001 silam itu kini tehel-tehelnya terutama di bagian dinding banyak yang membengkang dan terlepas.
Juga terlihat di sudut-sudut areanya juga berlumut tak terawat, salah satunya di tempat wudu jamaah.

Dikonfirmasi perihal kondisi itu ke Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Aji Muhammad Fitra Firnanda, Senin (17/4/2023), dia mengungkapkan, Masjid tersebut selalu alokasi dananya untuk revitalisasi.
“Untuk revitalisasi masjid di tahun 2023 ini ada dana sebesar kurang lebih 20 miliar untuk perawatan dan pembersihan,” ucapnya yang ditemui Busam.ID usai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Pemprov Kaltim 2024 di Pendopo Odah Etam.
Ditanya lebih lanjut terkait digunakan untuk apa saja dana sebesar Rp 20 miliar tersebut. , Nanda – sapaan akrabnya – mengatakan, kurang lebihnya untuk pembersihan dan perawatan saja, belum ada alokasi untuk perbaikan.
“Untuk sementara, setahu saya hanya untuk pembersihan dan perawatan area masjid saja. Jika ingin diperbaiki secara keseluruhan tentu butuh banyak biaya. Bahkan kira-kira bisa mencapai dana kurang lebih Rp 40 miliar itu,” tutupnya. (Adit)
Editor: M Khaidir








