Samarinda, Busam.ID – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana untuk lebih selektif dalam menyalurkan bantuan alat pertanian manual kepada petani di setiap kawasan.
Hal demikian diungkapkan oleh Kepala Distanak Kukar Muhammad Taufik, mengingat kondisi lahan di setiap kawasan yang sangat bervariasi. Sehingga persoalan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petani dalam memanfaatkan alat pertanian yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.
“Alat tanam sering kami berikan sebagai bantuan untuk para petani di wilayah Kukar, namun implementasinya tidak selalu berjalan lancar,” ucap Taufik, pada Kamis (07/11/2024)
“Karena karakteristik tanah di Kukar sangat beragam, terutama banyaknya area dengan tingkat lumpur yang sangat tinggi,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan, bahwa pihaknya kini lebih berhati-hati dalam menerima usulan bantuan dari masyarakat. Langkah ini diambil untuk menghindari pemborosan sumber daya yang disebabkan oleh ketidaksesuaian alat dengan kondisi lapangan.
“Kami tidak serta-merta menerima semua usulan dari masyarakat. Hal ini penting agar bantuan yang diberikan tidak menjadi mubazir, karena tidak setiap alat cocok dengan kondisi lapangan di Kukar,” jelasnya.
Taufik mengatakan, pemberian bantuan dari Pemkab Kukar dapat digunakan lebih efektivitas, guna alat yang diberikan dapat benar-benar dimanfaatkan oleh petani sesuai dengan kondisi tanah mereka. (bing/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


