Miliki Keterbatasan Petani, Pertanian di Sanga-Sanga Berpotensi Meningkat Signifikan

Busam ID
Camat Sanga-sanga, Dachriansyah saat diwawancarai di Kantor Kecamatan Sanga-Sanga, pada Kamis (14/11/2024). (Azmi/Busam.Id)

Samarinda, Busam.ID – Kecamatan Sanga-Sanga terus mengembangkan potensi pertaniannya, meskipun jumlah petani di wilayah tersebut hanya sekitar 10 persen dari total penduduk.

Camat Sanga-Sanga, Dachriansyah, mengungkapkan bahwa lahan pertanian seluas 200 hektare di Sangasanga mampu menghasilkan sekitar tiga ton padi dalam sekali panen.

“Meski hanya sebagian kecil masyarakat yang menjadi petani, lahan pertanian di Sanga-Sanga berpotensi besar dengan hasil panen yang cukup signifikan,” ujar Dachriansyah, pada Kamis (14/11/2024).

Menurutnya, hal ini sejalan dengan program Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) yang menargetkan Kabupaten Kukar sebagai lumbung pangan di Kalimantan Timur. Oleh karena itu, untuk mendukung produktivitas, Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) telah menyalurkan berbagai bantuan, seperti alat mesin pertanian (alsintan), bibit, dan pupuk.

“Ini sangat bermanfaat bagi para petani dan mampu meningkatkan hasil panen serta meringankan beban mereka dalam bercocok tanam,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dachriansyah juga mengapresiasi keberadaan tiga Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Sangasanga yang tergabung dalam Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA).

Menurutnya, KTNA memiliki peran strategis dalam membantu petani, termasuk dalam mengakses bantuan dari pemerintah dan menjalankan program peningkatan hasil pertanian.

“Adanya Gapoktan di bawah KTNA ini membantu petani dalam mengembangkan lahan mereka dan memanfaatkan bantuan yang diberikan pemerintah dengan optimal,” imbuhnya.

Meskipun Sanga-Sanga memiliki komposisi masyarakat yang majemuk, Dachriansyah tetap optimis bahwa sektor pertanian bisa menjadi penopang penting bagi perekonomian kecamatan khususnya maupun kabupaten. (azmi/adv/distanakkukar)

Editor: Lis

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *