Samarinda, Busam.ID – Kepala Bidang Usaha dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Erwin Suryawirawan, menegaskan pentingnya menerapkan pendekatan baru dalam penyuluhan pertanian di Kukar.
Terlebih modernisasi pertanian kini menjadi kebutuhan mendesak, mengingat perannya yang vital dalam perekonomian daerah. Selain itu juga dituntut untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tetap relevan, efisien, dan menarik bagi generasi muda.
“Jika kita tidak bertransformasi, maka kita akan tertinggal, terutama dalam mengelola sektor pertanian yang sangat vital untuk ketahanan pangan daerah,” ucap Erwin, pada Kamis (14/11/2024).
Lebih lanjut Erwin menambahkan, perubahan dalam pendekatan penyuluhan yang dilakukan oleh Distanak Kukar berfokus pada pemanfaatan teknologi digital.
Penyuluhan pertanian yang dilakukan saat ini tidak hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi juga berupaya mengintegrasikan teknologi yang lebih mudah diakses dan digunakan oleh petani, terutama petani milenial yang lebih akrab dengan alat-alat digital.
“Penyuluhan kami sekarang lebih fokus pada penggunaan teknologi yang dapat diakses oleh petani melalui perangkat digital seperti aplikasi pertanian dan platform online. Dengan pendekatan ini, kami ingin mempermudah petani dalam mendapatkan informasi dan teknik pertanian yang lebih modern dan efisien,” jelasnya.
Dengan penggunaan teknologi tersebut, Distanak Kukar berharap dapat menarik minat petani muda untuk bergabung dalam sektor pertanian, yang sering kali dianggap sebagai pekerjaan yang kurang diminati oleh generasi milenial.
“Dengan cara ini, kami berharap petani milenial dapat lebih tertarik untuk berpartisipasi dalam dunia pertanian. Kami ingin menunjukkan bahwa pertanian bukan hanya soal bertani dengan cara tradisional, tetapi juga dapat menjadi bidang yang sangat menjanjikan dan bisa memberikan keuntungan yang layak,” tambahnya. (azmi/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


