Nelsson Ayusthi Tembus Divisi I Freefire Master League

BusamID
Nelsson Ayusthi Tembus Divisi I Freefire Master League. IG: @mbr.winezzy

Remaja Atlit E-Sport Berbakat Asal Kaltim

Samarinda, Busam.ID – Tak sangka, bocah remaja yang usianya masih duduk di bangku SLTA ini sudah menembus kancah turnamen e sport nasional. Nelsson Ayusthi Kristiandi (17), remaja laki-laki asli Kaltim ini, termasuk satu dari sekian atlet permainan survival shooter terbaik di Indonesia. Nelsson bahkan sudah sempat masuk Divisi I ajang Free Fire Pro Skin, turnamen yang mempertemukan tim-tim profesional dengan tantangan tersendiri.

Diwawancarai di studio Busam Jl Wahid Hasyim Sempaja, saat ini Nelsson sudah tidak lagi bermain di turnamen tersebut lantaran turun divisi. Meski begitu, pemuda yang baru lulus SLTA-nya tahun ini, mengaku bersyukur pernah merasakan berada di puncak tertinggi dari kompetisi game ini.

“Ya mungkin buat diri sendiri cukup puas karena bisa menyentuh divisi satu, udah paling teratas itu. Meskipun nasib buruk menimpa saya turun ke divisi dua. Tapi saya optimis come back untuk season berikutnya,” ungkap Nelsson.

Pemuda kelahiran Kutai Barat ini mengaku tidak menyangka dirinya bisa menembus level e sport teratas. Ia menuturkan bahwa butuh waktu yang cukup panjang untuk mencapai posisi tersebut.

“Perjuangan tidak sebentar, kira-kira main game hampir empat tahun. Pas mau masuk tahun ke-empat baru bisa mencapai posisi itu,” jelas Nelsson.

Mengaku sedang menjalani latihan untuk menghadapi pertandingan di bulan Februari mendatang, Nelsson menjaga stamina agar tetap fit dan bisa bermain maksimal menghadapi kompetisi berikutnya.

“Saat ini lagi banyak agenda latihan karena bulan Februari nanti mulai lagi season lima divisi dua,” imbuh jebolan SMAN I Samarinda ini.

Meski karirnya terbilang masih sangat panjang, Nelsson berharap ke depan terus bermunculan anak-anak muda di Kaltim yang bisa mengikuti jejaknya bahkan bisa melampau rekor yang telah dibuatnya.

“Semoga ada yang bisa lebih dari saya. Harus disiplin, banyak latihan dan tetap fokus. Dalam bermain, tidak usah mikir ntar gimana gimana, yang penting main aja dulu,” timpalnya.

E Sport atau olahraga elektronik saat ini sangat digandrungi, terbukti dari tingginya peminat dalam setiap kompetisi yang diadakan. Di Indonesia sendiri, Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sangat mendukung even dan kontestasi di bidang olahraga olah otak bermedia elektronik ini.

Berdasarkan keputusan Pengurus Besar (PB Esport Indonesia), pelaksanaan turnamen E Sport telah diatur dalam Peraturan PB Nomor 34 tahun 2021 tentang mekanisme penyelenggaraannya.

Pemain Esport terdiri dari tim yang bermain game untuk melawan satu sama lain pada tingkat profesional dengan tujuan memenangkan sejumlah besar uang sebagai hadiah. Sejumlah game yang sering dipertandingkan pada kompetisi E Sport Garena Free Fire atau yang biasa disebut dengan Free Fire. (mm/an)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *