Global  

Pasca Pelantikan, Afif Fokuskan Pengelolaan Folder Air Hitam untuk Genjot PAD

BusamID
Muhammad Afif Rayhan Harun - Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Foto: Kaka Nong

Samarinda, Busamtv – Pasca dilantik sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Muhammad Afif Rayhan Harun menyoroti persoalan pengelolaan Folder Air Hitam untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Afif sapaan akrabnya menjelaskan keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitaran folder harusnya bisa dimanfaatkan serta difasilitasi dengan baik oleh pemerintah agar keberadaannya bisa memberikan dampak ekonomi yang positif.

“Karena sementara saya kan baru masuk di komisi II. Yang saya soroti sekali itu PKL di folder air hitam. Kita dari DPRD dengan mitra kerja pemerintah bisa memindahkan sebagian mereka ke tepian karena baik untuk PAD itu,” terangnya.

Tidak hanya itu, dirinya menyebutkan sebelumnya ia telah mendengar berbagai macam masukan dari masyarakat di lokasi itu agar pemerintah hadir untuk mengakomodir semua pedagang.

“Saya kan sering kesana kemarin dan banyak yang cerita kondisi mereka. Apalagi banyak juga fasilitan yang sudah tidak baik kondisinya kan seharusnya bisa diperbaiki karena itu peluang untuk menarik retribusi,” jelasnya.

Selain itu, alumni SMA Muhammdiyah 1 ini pun menuturkan perlu adanya regulasi yang mengatur pemanfaatan Folder tersebut serta pengawasan yang intens dari pemerintah agar suasana Folder tetap nyaman untuk dikunjungi.

“Kita harus ada regulasi, agar PKL juga tenang. Mereka yang berjualan harus punya izin, dan pengawasan daru pemerintah juga penting biar para pengunjung juga nyaman karena di situ bukan cuma tempat rekreasi tapi bisa dijadikan sarana olahraga masyarakat,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, ia juga menyayangkan banyak bangunan yang tidak lagi digunakan serta lingkungan yang terlihat kumuh karena kurangnya perhatian dari pemerintah.

“Ada beberapa bangunan itu yang tidak digunakan. Terus lingkungan juga terlihat kumuh. Sampah juga dimana-mana, padahal itu harus dimanfaatkan,” tegasnya.

Terkait tindak lanjutnya, putera sulung Wali Kota Samarinda itu menyampaikan ia akan fokus pada penyelesaian persoalan ini serta dirinya akan segera melakukan peninjauan di lokasi agar ada solusi-solusi yang bisa dihadirkan.

“Karena memang sementar ini fokus saya, akan upayakan untuk segera kesana. Tentu harus menunggu juga arahan dari Komisi,” tutupnya. (*)(Kaka Nong/Tw/Adv)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *