Samarinda, Busam.ID – Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) 2021-2026, pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) menjadi salah satu target yang dikebut dalam lima tahun belakangan. Pembangunan tersebut sudah bisa dinikmati para petani lokal bahkan sejak tahun 2023 lalu, guna memudahkan akses dan transportasi ke lahan pertanian.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Erwin mengatakan, jalan ini biasanya menghubungkan lahan pertanian dengan jalan raya utama dan juga menghubungkan lahan pertanian dengan sumber daya pertanian seperti irigasi.
Pada tahun 2024 ini akan dirampungkan lagi proposal pembangunan JUT yang telah masuk ke Distanak Kukar.
“Jalan Usaha Tani ini komitmen pemerintah untuk mengoptimalkan sektor pertanian yang ada di Kukar, terutama pada lima kawasan pertanian,” kata Erwin, Jumat (15/11/2024).
Ia menilai, seluruh kebutuhan sarana prasarana harus dioptimalkan sehingga dapat menyesuaikan dengan potensi sumber daya pertanian yang ada sebagai lumbung pangan di Kalimantan Timur (Kaltim)
“Pembangunan infrastruktur JUT ini perlu koordinasi dan kerjasama dengan sejumlah OPD terkait. Diharapkan bisa meratakan pembangunan keseluruhan,” ujarnya.
Ia menyebut, Distanak Kukar akan terus melakukan penyediaan sarana prasarana pertanian untuk mendukung penyediaan produk pangan yang diproduksi oleh masing-masing wilayah lertanin di Kukar.
“Ini juga sebagai bukti bahwa pemerintah benar-benar serius untuk mengoptimalkan sektor pertanian,” tutupnya. (ody/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


