Pemkot Siapkan Rp 4,7 M Untuk Perbaiki Kawasan Folder Air Hitam

Busam ID
Andi Harun/Folder Air Hitam. Design by Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Kawasan Folder Air Hitam di Jl AW Syahranie yang difungsikan sebagai kolam retensi, menyimpan potensi juga dijadikan lokasi wisata lokal.

Terlebih masyarakat Samarinda kerap nongkrong di sekitar Folder Air Hitam untuk sekedar bersantai.

Kedatangan pengunjung ke folder tersebut ikut memancing kehadiran PKL penganan yang menawarkan camilan teman bersantai.

Potensi wisata itu juga dilirik Pemkot Samarinda, yang menilai Folder Air Hitam tidak saja berfungsi sebagai kolam retensi pengendali banjir, tapi juga sumber PAD dari sektor pariwisata bilamana dikelola dengan baik.

Sayangnya niat mengelola Folder Air Hitam sebagai lokasi wisata lokal itu, saat ini terganjal oleh kondisi di salah satu sisi folder yang mengalami penurunan tanah.

Praktis keadaan tersebut harus dibenahi lebih dulu sebelum menata lokasi secara keseluruhan.

“Akibat keadaan itu, kita akan melakukan penguatan tebing terlebih dahulu dan ketika dihitung, jumlah anggaran yang diperlukan itu tidak sedikit. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 40 Miliar,” ungkap Andi Harun saat ditemui di Balai Kota Samarinda baru-baru ini.

Dari total anggaran Rp 40 Miliar tersebut, pada tahun ini akan bertahap disiapkan anggaran Rp 4,7 miliar, sebagai luncuran pertama untuk menangani dan memperbaiki lokasi yang urgen segera dibenahi.

Sudah tersedia anggaran awal itu pun, perbaikan terkendala ketersediaan ponton sebagai alat pendukung watermaster atau eksa crane apung.

Adanya ponton memudahkan mobilisasi watermaster di atas perairan sehingga pekerjaan dapat lebih cepat terselesaikan.

“Ada kendala karena water master harus didukung supaya waktunya bisa lebih cepat. Kalau water master yang bolak balik, susah, jadi kalau ada ponton kecil lebih mudah, saya usulkan ke Pekerjaan Umum untuk mengadakan alat itu,” ucapnya.

Selain itu, Andi juga mengatakan bahwa ke depannya di kawasan Folder Air Hitam tersebut akan dibangun gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Samarinda.

“Kalau untuk pembangunan gedung PMI sekitar 3 miliar. Kita akan bangun gedung PMI untuk Samarinda,” paparnya.

Terkait satu gedung bulu tangkis yang sudah terbengkalai di sekitar lokasi folder, Andi mengatakan gedung tersebut ke depannya akan disulap menjadi sebuah bangunan yang memiliki desain cantik dan multi fungsi.

“Untuk gedung bulu tangkis, akan dibuat ulang desainnya menjadi sebuah gedung yang di sana bagian bawahnya untuk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan nantinya akan ada gedung teater yang bisa menampung penonton hingga 250 orang. Selain itu pedestrian dan floating market juga akan diperbaharui,” pungkasnya. (RYAN)
Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *