Samarinda, Busam.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Koperasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kaltim memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk pengelolaan koperasi modern.
“Pelatihan untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang diikuti 30 koperasi dari Kabupaten Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur,” ucqp Kepala UPTD Pelatihan Koperasi Zainuddin Fanani, Selasa (11/7/2023).
Dirinya mengungkapkan selama ini koperasi biasanya lebih fokus pada sektor keuangan, seperti simpan pinjam. Ditambah daerah ini akan menyongsong Ibu Kota Negara yang baru, mereka perlu ikut serta berperan dalam pembangunan IKN dengan membentuk koperasi yang lebih modern.
Zainuddin menyebutkan tujuan dari pelatihan tersebut agar para pengurus koperasi memiliki pemahaman yang lebih baik tentang koperasi modern yang berbeda dengan koperasi konvensional seperti penggunaan sistem kasir digital, tentu ini salah satu langkah untuk efektif.
“Pelatihan itu juga untuk membuka wawasan pengurus koperasi tidak hanya pada sektor simpan pinjam, tetapi juga bagaimana koperasi dapat menjadi lebih modern dan melayani berbagai sektor lainnya,” jelasnya.
Adapun materi pelatihan meliputi berbagai aspek, diantaranya permasalahan dalam kelembagaan koperasi, manajemen, pemasaran, dan digitalisasi. Mereka juga dilatih dalam penggunaan aplikasi-aplikasi terkait untuk memperbaiki administrasi dan pembukuan koperasi secara digital.
Diakuinya bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim melalui instansi terkait secara terus-menerus mendorong kemajuan koperasi, baik dari segi pemasaran maupun sistem administrasi. Harapannya, setiap koperasi setelah mengikuti pelatihan akan mengalami perubahan positif dan menjadi koperasi yang lebih siap menghadapi kemajuan teknologi.
“Pelatihan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada pengurus koperasi tentang kelembagaan, manajemen operasional, laporan keuangan, dan lainnya, dengan tujuan agar koperasi tersebut dapat menjadi lebih maju dan menerapkan aplikasi digitalisasi,” pungkasnya. (Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir








