Penertiban Algaka di Balikpapan, Satpol PP Akui Kekurangan Personel

Busam ID
ilustrasi Algaka (by dok imam)

Balikpapan, Busam.ID – Minimnya jumlah personel yang dimiliki Satpol PP Kota Balikpapan menjadi salah satu penyeban kurang maksimalnya penertiban alat peraga kampanye (Algaka) di Kota Beriman.

Kepala Satpol PP Balikpapan, Boedi Liliono mengaku, saat ini jumlah personel Satpol PP Balikpapan secara keseluruhan berjumlah 225 orang. Maka dari itu dirinya mengharapkan ada penambahan jumlah personel.

Hal ini disampaikan guna menghadapi pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang

“Idealnya jumlah personel Satpol PP selama lima tahun ke depan ini berjumlah 350 orang,” ucapnya belum lama ini.

Menurutnya, permintaan tersebut untuk menangani Kota Balikpapan yang semakin padat penduduk, sehingga semakin banyak aktifitas-aktifitas tata tertib yang akan ditertibkan.

“Sebab itu, ini sesuai dengan kondisi untuk menghadapi IKN nantinya,” pintanya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Balikpapan, Syahrul Karim mengatakan dirinya telah meminta Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Balikpapan untuk bekerjasama dalam penegakan pelanggaran pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) nantinya.

“Saat ini ada 18 partai politik, kalau kita kalkulasi secara keseluruhan dari 45 kursi anggota DPRD Balikpapan berarti ada 810 calon legislatif (Caleg) yang akan berkompetisi di kota kita,” katanya.

“Banyangkan misalnya kalau satu caleg saja ada sepuluh baliho dikali 810 caleg, berarti ada 8.100 baliho yang bertebaran di kota kita. Begitu banyak sekali, belum sampai ke pelosok. Jadi yang dilihat setiap hari adalah gambar orang saja, itu baru sepuluh baliho belum lebih. Sebab itu ini PR bagi Bawaslu dan Satpol-PP bagaimanapun estetika kota harus dijaga dengan baik,” tuturnya. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *