Balikpapan, Busam.ID – Untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan meluncurkan layanan aplikasi digital.
Sekretaris DPRD Kota Balikpapan Irfan Taufik mengatakan, layanan ini akan menyediakan sejumlah kanal bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya ke legislatif. Layanan ini akan disediakan dalam sejumlah platform digital, baik melalui WhatsApp, email dan website.
Termasuk media sosial diantaranya Instagram.
“Kita memiliki aplikasi namanya SIAP atau sistem informasi aspirasi publik. Nanti kita akan launching WA secara kelembagaan, email secara resmi dan kanal-kanal untuk menampung aspirasi publik,” kata Irfan Taufik di sela-sela pelatihan peningkatan pelayanan di Hotel Grand Senyiur, Rabu (26/10/2022).
Ia menyampaikan bahwa peningkatan pelayanan di DPRD Balikpapan dianggap perlu mengingat sekretariat DPRD bertugas untuk melayani Pimpinan DPRD Balikpapan dan anggotanya.
Irfan Taufik menjelaskan saat ini ada 10 layanan digital jangka pendek yang telah dibuat sekretariat DPRD Balikpapan. Dan ditahun 2022 ini baru 6 layanan yang sudah dibuat, baik itu E-Reses, E-Pokir, E-Paper dan E-Risalah.
Dikatakan Irfan, E-Reses sendiri dibuat mengingat semua Reses anggota DPRD Balikpapan tercatat secara Manual, sebab itu dirinya melakukan pelatihan penggunaan sistem digital bagi seluruh anggota kesekretariatan di DPRD Balikpapan.
Sehingga apa yang diusulkan masyarakat saat anggota DPRD menggelar reses semua tercatat dalam sistem digital, baik itu pembangunan fisik atau non fisik.
E-Pokir sendiri nantinya akan mempermudah pimpinan dan anggota DPRD dan kesekretariatan untuk memverifikasi dari usulan-usulan yang ada dalam bentuk digital. Sedangkan e-paper akan mempermudah pelayanan internal antara Komisi dengan Pimpinan DPRD.
“Jadi e-paper ini fungsinya mempermudah anggota DPRD ketika ingin meminta disposisi kegiatan, kebetulan Ketua DPRD tidak berada ditempat. Maka dengan e-paper hari itu juga, detik itu juga, disposisi yang diinginkan sudah bisa disetujui,” terangnya.
Irfan menambahkan, dari layanan digital yang ada, e-risalah ini yang menurutnya di anggap penting, karena dari seluruh rangkaian kegiatan rapat semua harus tercatat. Dimana dalam e-risalah nantinya, semua penyampaian dalam rapat secara voice (suara) akan tercatat menjadi teks.
“Jadi dengan adanya e-risalah semua percakapan yang ada di dalam rapat semua tercatat dan tidak terlewat,” tandasnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID








