Samarinda, Busam.ID – Dalam mengantisipasi cuaca ekstrem yang sedang menjadi perhatian seluruh masyarakat Samarinda, Asisten Manajer Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Sendya Ibanez, telah menyampaikan hasil rapat pada Kamis (3/8/23) bersama timnya guna mengatasi situasi kekeringan yang sedang melanda.
Sudah sepekan lebih, Samarinda mengalami kekeringan disebabkan hujan belum turun.
Hasil rapat mencatat bahwa produksi air di Samarinda masih berjalan normal dan belum ada Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang terdampak.
Namun, pihak Perumdam Tirta Kencana tidak menganggap remeh situasi ini dan telah melakukan berbagai langkah antisipasi.
Beberapa langkah yang diambil Perumdam Tirta Kencana dalam rangka menghadapi cuaca ekstrem di musim kemarau ini di antaranya sebagai berikut.
1. Menyiapkan tim yang siap tanggap dalam mengatasi situasi darurat akibat kemarau.
2. Mempersiapkan tangki-tangki penyimpanan air untuk memastikan pasokan air yang cukup.
3. Menyiagakan sumur bor yang dimiliki untuk memastikan pasokan air tambahan.
4. Mengoperasikan IPA sesuai dengan batasan ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).
5. Menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk mendistribusikan air ke daerah-daerah terdampak.
6. Mengatur penggunaan air secara bijak dan melakukan penggiliran air jika diperlukan.
Selain itu, pihak Perumdam Tirta Kencana juga mengimbau kepada pelanggan untuk dapat menampung air di rumah masing-masing sebagai langkah antisipasi lebih lanjut.
Imbauan lainnya adalah untuk menghemat penggunaan air guna menjaga ketersediaan air di tengah situasi kemarau yang mempengaruhi pasokan air.
Sendya juga menekankan bahwa pelayanan air kepada masyarakat akan tetap berjalan dengan sebaik mungkin.
Dalam menghadapi situasi demikian, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar Allah SWT berkenan menurunkan rahmatNya berupa hujan untuk mengatasi kekeringan yang sedang dialami oleh Kota Samarinda.
“Semangat gotong royong dan kesadaran bersama diharapkan dapat membantu mengatasi tantangan cuaca ekstrem yang dihadapi,” tutup Sendya. (ADV/RYAN)
Editor : A Risa








