Samarinda.Busamtv.co.id – Sejak diumumkannya pembukaan DPRD Turnamen eSport 2021 pada 29 Juni 2021 lalu, antusiasme peserta yang ingin mengikuti event game terbesar di Kota Bontang tersebut sangat luar biasa. Bahkan peminatnya tak hanya berasal dari Kota Bontang, tapi juga dari luar daerah termasuk Pulau Jawa. Namun, salah satu persyaratan mutlak dalam turnamen yang mempertandingkan 4 game yaitu, PUBG, Mobile Legend, Football PES 2021 mobile dan Free Fire tersebut wajib berasal dari Kota Bontang.
“Persyaratan yang diberikan oleh panitia yaitu membatasi yang ingin mendaftar hanya player yang berdomisili di Kota Bontang dengan dibuktikan dari identitas diri berupa KTP/KK/Kartu Pelajar/KIA/Akte Kelahiran,” terang Muhammad Pijay, Ketua Harian ESI Kota Bontang sekaligus Ketua Panitia DPRD eSport Tournament 2021 kepada Busamtv.co.id.
Lebih jauh ia menjelaskan, karena besarnya antusiasme gamers Kota Bontang yang ingin terlibat dan untuk memudahkan panitia dalam melakukan verifikasi terhadap peserta yang telah mendaftar, hingga Sabtu 3 Juli 2021 lalu, registrasi telah ditutup oleh Panitia. Meskipun pendaftaran sejatinya berakhir pada 9 Juli 2021.
Dari 4 games yang diperlombakan, peserta yang mendaftar rinciannya sebagai berikut :
1. Pendaftar free fire squad umum sebanyak 173 tim dari 72 slot yang disediakan;
2. Pendaftar free fire Ladies sebanyak 24 tim dari 24 slot;
3. Pendaftar PUBG sebanyak
4. Pendaftar Mobile Legend sebanyak 109 tim dari 64 slot;
5. Pendaftar Football PES2021 Mobile sebanyak 157 orang dari 128 orang.
Untuk event sendiri nantinya akan berlangsung dengan sistem online – offline selama tanggal 11-18 Juli 2021.
Babak kualifikasi 11-14 Juli 2021 akan dilangsungkan secara Online.
Babak Final 15-18 Juli 2021 akan dilangsungkan secara Offline.
Babak kualifikasi Free Fire Ladies secara online secara resmi akan dimulai 11 Juli 2021 mendatang. Kemjudian disusul Free Fire Squad umum, PUBG dan Mobile Legend.
“Babak kualifikasi akan dipertandingkan secara online dari rumah masing-masing selama 4 hari yaitu 11 – 14 Juli 2021. Sedangkan babak Final akan dimulai 15-18 Juli 2021 secara offline, namun melihat kondisi COVID-19 yang sedang menanjak dan berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Bontang mengenai pembatasan aktifitas masyarakat, besar kemungkinan babak final offline akan diundur pada waktu yang belum ditentukan.
Untuk informasi mengenai babak final nantinya akan diinfokan oleh koordinator divisi masing-masing game kepada peserta.
“Sembari kita berdoa, semoga badai COVID-19 segera berlalu,” tandas Pijay.(*)(Don/Tw)








