Samarinda, Busam.ID – Pelaksanaan Kemah Pemuda Indonesia yang berlangsung di Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) dimulai sejak Kamis (27/10/2022) sore.
Seperti diketahui kegiatan ini merupakan rangkaian menuju upacara puncak Hari Sumpah Pemuda (HSP) Nasional, setelah sebelumnya dilakukan Kirab Pataka 34 Provinsi dari Tenggarong Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kota Balikpapan.
Pelaksana Tugas Sesmenpora Dr Joni Madrizal ketika membuka Kemah Pemuda Indonesia mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk silaturrahmi antar pemuda dari 34 Provinsi di tanah air sekaligus momentum persatuan pemuda dalam kebersamaan membangun bangsa.
“Pemuda adalah pemimpin di masa depan yang akan menentukan langkah dan kemajuan bangsa kita. Melalui kemah pemuda ini kami berharap terjalin komunikasi silaturrahmi antar pemuda dari seluruh penjuri negeri yang bersatu di titik nol nusantara,” ucap Joni.
Sebelumnya sebagai tuan rumah, Plt Bupati Penajam Paser Utara (PPU) diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Alimuddin menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta di IKN.
Dilansir dari Pers rilis Rusmulyadi PPID Dispora Kaltim, hadir juga di kegiatan tersebut diantaranya dari Kemenpora Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am Sholeh, Deputi Pembudayaan Olahraga sekaligus Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Raden Isnanta, dan sejumlah Asisten Deputi dan Sekretaris Deputi.
Kadispora Kaltim, Agus Tianur melalui Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Rasman menyampaikan pelaksanaan rangkaian HSP hingga saat ini berjalan dengan baik.
“Kemah Bakti dihadiri oleh perwakilan Provinsi se Indonesia, Organisasi Kepemudaan (OKP) serta sejumlah Komunitas Pemuda. Alhamdulillah kita telah menjadi bagian dari sejarah yang diabadikan untuk Pemuda Kaltim yang lebih maju, berkarya dan berdaya saing,” ujar Rasman.
Dalam kesempatan itu, anggota Forum Pemuda Disabilitas Kreatif (FPDK) Kaltim, Sukma menyerahkan siluet foto Presiden Joko Widodo kepada Asrorun Ni’am untuk di teruskan kepada Presiden.
“Ini bukti bahwa keterbatasan bukan batasan untuk berkarya, sukma membuktikan bahwa dia mampu berkarya, sebuah karya yang luar biasa,” pungkas Asrorun Ni’am. (dit/adv/disporakaltim)
Editor: Redaksi BusamID












