Rehabilitasi Jalan Longsor di Perum Korem Alam Indah Rampung 2 Minggu Lagi

BusamID
Kondisi terkini proyek rehabilitasi jalan di Perum Korem Alam Indah Lempake. Ft by Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Walikota Samarinda, Andi Harun, kembali melakukan peninjauan lapangan pada Selasa, (10/10/23) di kawasan Lempake, tepatnya di Perumahan Korem Alam Indah.

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau perkembangan proses rehabilitasi jalan yang mengalami kerusakan akibat longsor. Wali Kota mengestimasi proyek ini akan kelar dalam waktu 2 minggu lagi.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Andi Harun menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bina Marga Kota Samarinda, dalam menyelesaikan proyek rehabilitasi jalan ini.

“Kalau kita lihat dari pekerjaan hari ini, perkiraan 2 minggu lagi jalan yang putus akibat longsor di sini akan selesai,” ucapnya.

Dalam pengamatannya, Wali Kota menyoroti kondisi tanah di Perumahan Korem Alam Indah yang sebagian besar berpasir. Ini memicu wilayah Perum Korem Alam Indah rentan terhadap potensi longsor.

“Oleh karena itu, mari kita bersama dengan warga yang tinggal di sini, untuk merawat kawasan ini dan selalu waspada terhadap potensi-potensi yang bisa terjadi,” paparnya.

Ia juga menekankan bahwa potensi longsor bukan hanya terbatas pada satu titik saja di kawasan tersebut, mengingat kontur tanah yang berpasir dan lokasi pemukiman yang berada di ketinggian.

“Makanya penting untuk membangun sistem drainase yang efektif guna mengurangi dampak potensi banjir di perumahan ini,” pungkas Andi.

“Setelah drainase dibangun nanti di 2024, maka akan efektif untuk mengurangi longsor. Jadi air yang lewat itu dipastikan harus mengalir agar tidak masuk ke dalam tanah yang bisa menampung air sehingga tanah tidak bergeser,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Samarinda, Budy, menjelaskan bahwa proyek rehabilitasi jalan ini dikerjakan oleh CV Dhanan Jaya.

“Anggaran yang dialokasikan untuk menyambung jalan longsor di Perumahan Korem Alam Indah mencapai Rp 444 juta. Pekerjaan ini telah berlangsung sejak 4 Agustus 2023,” terang Budy.

Ia berharap bahwa dengan adanya upaya rehabilitasi ini, akses jalan di wilayah tersebut akan segera pulih.

“Semoga usai jalannya sudah tersambung, bisa mendorong kesadaran warga juga dalam menjaga lingkungan dan meminimalkan risiko longsor di masa depan,” tutupnya. (Ryan)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *