Samarinda, Busam.ID – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyalurkan 2.000 paket sembako, meresmikan 7 titik sumur bor untuk warga di Kaltim, dan sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Asrama Polisi (Aspol) di Jalan Gelatik Samarinda, Sabtu (17/5/2025).
Untuk sembako, akan disalurkan secara bertahap oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan relawan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sementara pembangunan sumur bor difokuskan pada wilayah yang mengalami krisis air bersih.
“Ketujuh sumur bor dibangun di lingkungan tempat ibadah, pesantren, dan pemukiman warga. Ini bukan hanya untuk mengatasi kekurangan air bersih, tapi juga mengurangi ketergantungan masyarakat pada air minum kemasan plastik,” ujar Listyo.
Terkait Aspol di Jalan Glatik Samarinda. Proyek dibangun di atas lahan seluas 14.613 meter persegi. Merupakan hibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, dengan total anggaran pembangunan mencapai Rp56 miliar.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar menjelaskan kompleks Aspol tersebut dirancang untuk menampung hingga 100 kepala keluarga. Fasilitas yang disiapkan meliputi, 15 unit rumah tipe 70 untuk perwira, 31 unit rumah tipe 60 untuk bintara, 1 unit rumah susun tiga lantai berisi 30 kamar untuk anggota lajang, masjid, aula, ruang terbuka hijau, serta jalur jogging.
“Aspol ini akan sangat bermanfaat bagi anggota kami agar dapat tinggal dengan layak dan lebih termotivasi dalam bertugas. Kami berterima kasih kepada Bapak Kapolri dan juga Pemerintah Kota Samarinda atas dukungannya,” kata Hendri.
Pembangunan Aspol Glatik ditargetkan rampung dalam 8 bulan ke depan. Pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh PT Jaya Kedhaton sebagai pihak pelaksana proyek. (zul)
Editor: M Khaidir


