Samarinda, Busam.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah menetapkan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Palaran, tepatnya di samping Stadion Palaran, dekat SMK Negeri 14.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menyatakan, Pemkot mendukung penuh pendirian Sekolah Rakyat, karena sebuah program inisiatif pemerintah pusat yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin.
“Kita hanya menyediakan lahan, dan saya sudah tetapkan lokasinya di Palaran. Saat ini kita sedang melengkapi seluruh syarat tambahan yang diperlukan agar proses pendirian sekolah rakyat bisa segera berjalan,” ujar Andi Harun, Rabu (16/4/2025).
Sebagai bagian dari tahap awal, Pemkot juga telah menyiapkan fasilitas sementara untuk menampung 100 siswa pertama yang dipastikan akan menjadi bagian dari Sekolah Rakyat. Lokasi sementara itu akan berada di Yayasan Melati, yang akan direhabilitasi ringan sebelum digunakan.
“Sambil menunggu pembangunan fisiknya rampung, kita akan gunakan bangunan milik Yayasan Melati. Kita akan kerjasama dan lakukan sedikit perbaikan karena bangunannya sudah lama tidak digunakan,” lanjut Wali Kota.
Pemerintah pusat, melalui Kementerian Sosial, akan melakukan verifikasi dan validasi teknis terhadap seluruh persyaratan mulai tanggal 21 hingga 25 April 2025. Kota Samarinda dijadwalkan mengikuti proses tersebut tanggal 21 April.
Andi Harun menjelaskan tim Pemkot yang terdiri dari Sekda, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, dan Dinas Lingkungan Hidup akan berangkat ke Jakarta untuk mewakili Samarinda dalam proses tersebut. Hal ini dilakukan guna memastikan semua aspek teknis, seperti izin pemanfaatan bangunan gedung (PBG), kesesuaian tata ruang, serta aspek lingkungan seperti UKL-UPL, telah terpenuhi. (zul)
Editor: M Khaidir


