Samarinda, Busam.ID – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun mengatakan, wayang adalah warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan, karenanya dia mengapresiasi pagelaran acara wayang oleh paguyuban-paguyuban Jawa yang ada di Kaltim.
“Wayang adalah budaya leluhur yang perlu kita junjung tinggi sebagai warisan berharga yang tidak dimiliki oleh bangsa lain,” ucapnya belum lama ini.
Oleh karena itu, ia berharap agar generasi-generasi muda Kaltim juga mencintai dan melestarikan budaya wayang kulit dan ke depanya bisa menjadi salah satu pihak yang menjaga kelestarian budaya
“Saya mengucapkan selamat hari Wayang Nasional yang jatuh pada 7 November 2022,” ucapnya.
Samsun berharap akan banyak pagelaran wayang di Kaltim untuk menghilangkan dahaga selama pembatasan kegiatan di masa pandemi COVID-19. Sekarang sudah ada beberapa kegiatan wayang yang dilaksanakan oleh paguyuban-paguyuban Jawa di Kaltim, namun diharapkan lebih sering digelar.
Pagelaran Wayang kulit diakuinya bukan hanya menyajikan tontonan, namun juga sebagai tuntunan karena banyak hikmah yang dapat diambil dari cerita wayang.
Dan menurutnya, menonton wayang kulit sebenarnya lebih menyenangkan dari pada menonton drama. Masalahnya generasi muda sekarang belum paham cerita wayang kulit. Wayang kulit menggunakan musik tradisional dan Bahasa Daerah yang belum digandrungi oleh para pemuda.
Samsun menyebut, beberapa waktu lalu, Kaltim mengikutsertakan salah satu putra terbaik dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk mengikuti Festival Dalang Cilik Nasional di Boyolali, Jawa Tengah. Meski tidak menang, paling tidak ada perwakilan dari Kaltim yang ikut serta tampil di ajang festival tingkat nasional.
“Saya berharap festival wayang cilik juga digelar di Kaltim untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya leluhur Indonesia,” pungkasnya. (dit)
Editor: Redaksi BusamID







