Satu Parpol Belum Sepakat Terkait Pengisian Jabatan Wawali Balikpapan

Busam ID
Subari (foto by Muhammad M)

Balikpapan, Busam.ID – Wakil Ketua III DPRD Balikpapan Subari memastikan proses pengisian jabatan Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan masih terus berjalan. Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, proses penjaringan Wawali Balikpapan menyisakan satu partai politik (Parpol) koalisi yang belum sepakat.

Sesuai aturan seluruh partai pengusung dalam koalisi harus sepakat dengan dua nama yang akan diusulkan ke legislatif.

“Semua partai pengusung itu yang berhak untuk ajukan dua nama,” ucapnya.

Meski demikian, ia enggan menyebutkan nama-nama yang diajukan dan satu nama parpol tersebut.

“Usulan itu akan diusulkan oleh ketua parpol, sehingga di DPRD tinggal mengadakan usul waktunya untuk Panitia Khusus (Pansus) pemilihan,” tuturnya.

Sebelumnya dua nama tersebut dipilih dari sejumlah nama yang pernah diajukan oleh tujuh partai pengusung pada Pilkada Balikpapan 2020 lalu, yakni Sabaruddin Panrecalle dari partai Gerindra, Denny Mappa dari partai Demokrat, Alphad Syarif dari partai Perindo/PKB, Sayid MN Fadly dari Partai PKS, Risti Utami yang diusung Partai Golkar dan PPP, serta Budiono dari PDIP.

Namun senter terkuat dua nama itu adalah Risti Utami dan Budiono, menurut informasi terpercaya sebelumnya ada dua parpol belum sepakat, yaitu Demokrat dan Gerindra. Hingga kini pun dikabarkan tinggal satu parpol lagi yang belum sepakat.

Pembahasan Wawali Balikpapan juga menjadi obrolan di kalangan masyarakat, bahkan mereka memprediksi Wali Kota Balikpapan tetap pada kesendiriannya sampai masa periode menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Balikpapan. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *