Sosbang di Samarinda: Rusman Minta Masyarakat Tidak Terpecah-Belah

Busam ID
Rusman Ya’qub saat menyampaikan materi konsensus kebangsaan saat Sosbang di Jl Lambung Mangkurat, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Sabtu (13/5/2023). Foto by Adit/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim, Rusman Ya’qub menggelar Sosialiasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di Jl Lambung Mangkurat, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Sabtu (13/5/2023).

Rusman menyampaikan konsensus kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dirinya berharap masyarakat tidak terprovokasi atas isu-isu di tengah masyarakat apalagi ada banyak aliran-aliran di luar sana.

“Apalagi di tengah tahun politik seperti ini, saya harap masyarakat tidak terpecah-belah hanya karena berbeda pilihan. Maka dari itu materi ini kembali saya sampaikan agar kembali menyegarkan terkait konsensus kebangsaan agar masyarakat semakin solid,” ucapnya.

Ketua Bapemperda DPRD Kaltim tersebut menambahkan, Sosbang ini sangat penting untuk disampaikan di tengah masyarakat mengingat hal tersebut harus dimulai dari lingkup terkecil yakni keluarga.

“Pemahaman seperti ini harus disampaikan dalam kehidupan berkeluarga agar saat bersosialisasi tidak gampang terpancing, apalagi isu-isu SARA,” tambahnya.

Akademisi Unmul, Unis Sagena, sebagai nara sumber Sosbang saat memberikan materi konsensus kebangsaan saat Sosbang di Jl Lambung Mangkurat, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Sabtu (13/5/2023). Foto by Adit/Busam.ID

Senada dengan itu, Akademisi Universitas Mulawarman, Unis Sagena menyampaikan, di tengah era kecanggihan teknologi ini, semakin banyak isu-isu SARA yang dicampuradukan dengan politik yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Dirinya pun berharap dengan adanya Sosbang ini dapat menjadi salah satu cara mengantisipasi hal tersebut.

“Sebisa mungkin masyarakat jangan sampailah terprovokasi dengan isu-isu tersebut. Intinya kita harus bijak saat bersosialisasi dan menggunakan media sosial, ditambah dengan memahami perihal konsensus kebangsaan, dikarenakan hal tersebut penting agar kita paham secara utuh agar tidak mudah termakan isu provokatif,” tutupnya. (Adit)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *