Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Rusman Ajak Difabel Lawan Hoaks

BusamID
Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Rusman Ya’qub Ajak Difabel Lawan Hoaks Sabtu (11/2/2023) by adit

Samarinda.Busam.ID-Kemajuan teknologi saat ini wajib diwaspadai karena selain berdampak positif, juga memiliki sisi negatif. Derasnya arus informasi yang bisa diakses siapa saja dan kapan saja membuat masyarakat semakin sulit untuk membedakan mana berita benar dan mana yang bohong.

Hal itu diungkapkan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Rusman Ya’qub saat memberikan sosialisasi wawasan kebangsaan (Sosbang) di hadapan para penyandang disabilitas di kota Samarinda, Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda Sabtu (11/2/2022).

Para Difabel Menyimak Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Lawak Hoax foto by Adit

“Hati-hati dengan informasi-informasi yang kita terima, terlebih dalam bermedia sosial. Karena hoaks biasanya berkembang pesat lewat medsos, ini bisa menjadi ancaman yang tak terlihat namun dampaknya sangat besar,” tegas Rusman dihadapan para penyandang disabilitas.

Menurut Rusman, dahsyatnya ancaman media sosial sungguh dahsyat karena bisa mempengaruhi manusia secara massal.

“Sasarannya jelas untuk memunculkan opini negative, tidak senang atau bahkan melawan pemerintah dan mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa,” lanjutnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Idiologi Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Provindi Kalimantan Timur, Fatimah Waty, salah satu nara sumber dalam kegiatan Sosbang tersebut, ia meminta agar seluruh masyarakat selalu waspada terhadap ancaman hoaks.

“Menjadi hak sekaligus kewajiban seluruh warga Negara untuk menghadapi semua ancaman dan tantangan yang ada. Jangan sampai justru dari kita ikut andil menjadi penyebar hoaks, karenanya harus pandai-pandai menyaring informasi yang masuk,” ungkap Waty.

Ikut pelatihan literasi media sosial sangat penting sebagai bentuk bela Negara, karena dapat membangun karakter masyarakat agar selalu menyadari hak dan kewajibannya untuk berpartisipasi menjamin kelangsungan hidup bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman di bidang komunikasi dan informasi, khususnya media sosial.

Rusman Ya’qub berfoto bersama salah seorang peserta Sosbang, Eko penyandang tuna rungu di Jalan Juanda Samarinda, Sabtu (11/2/2022)

Antusiasme peserta sosialisasi ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan yang muncul, diantaranya Salmani penyandang tuna netra yang mempertanyakan bagaimana membedakan berita hoaks dengan berita yang benar. Aan, penyandang tuna daksa mempertanyakan seputar sekuralisme dan Eko perwakilan dari tuna rungu mempertanyakan tentang akses Pemilu bagi penyandang disabilitas. (Adit)

Editor: Ani Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *