Global  

Teh Panas Tarif Dingin

BusamID

Suatu ketika di sebuah warung, terjadi peristiwa kecil yang menarik bibir para pengunjungnya. Warung milik Asep, lokasinya dekat salah satu perguruan tinggi negeri. Alhasil kebanyakan pembelinya adalah anak kos-kosan alias mahasiswa yang kantongnya tebal setelah mendapat jatah kiriman dari orangtuanya.

Sebagaimana pekerja gajian, yang sumringah di awal bulan. Menjelang akhir bulan wajah terlipat aneka persegi.

“Bang, ada teh nggak?” tanya Udin, pelanggan setia warung Asep.

“Ada, mau dingin atau panas? Dingin 5000, panas 3000,” jawab Asep.

“Mmm, panas aja lah bang, ” pinta Udin.

Selang beberapa waktu…teh segera tersaji ke hadapan Udin.

“Uhhh! Panasnya lah Bang !” seru Asep sembari meniup uap panas dari gelasnya.

“Ditungguin dulu woy. Biar dingin, kagak melocot tu bibir,” saran Asep.

“Nggak ah, ntar harganya jadi 5000 lagi,” cerocos Udin.

“Haahh ?” gumam Asep sembari geleng kepala. (**)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *