Ternyata Palaran Lahan TBBM, Relokasi Depo Cendana Tergantung Pertamina Pusat

Busam ID
Foto 1: Tampilan visual drone Pertamina Cendana. Ft by Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Relokasi Depo Pertamina Cendana Samarinda yang sudah dikelilingi pemukiman padat penduduk, ternyata masih menjadi tanda tanya.

Sebab pemindahan Depo Cendana itu merupakan keputusan Pertamina Pusat. Di samping, lahan di Palaran yang digadang-gadang sebagai alternatif relokasi depo, faktanya merupakan areal rencana Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).

Keterangan itu disampaikan Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Kalimantan Arya Yusa Dwicandra ketika dihubungi media ini Rabu (8/3/23).

“Izin lokasi Palaran adalah pembuatan TBBM (Terminal Bahan Bakar Minyak) baru. Untuk wacana terkait relokasi itu ada di tangan Pertamina Pusat,” terang Arya pada media ini.

Ditambahkan, keputusan dan kajian terkait relokasi Depo Cendana datanya ada di Pertamina Pusat

“Memang perlu waktu ya, apalagi terkait relokasi itu tidak sebentar, perlu waktu 3-5 tahun. Selain itu perlu kajian yang cukup, proses dan hal lainnya yang diperlukan untuk merealisasikan keinginan tersebut. Namun, Pertamina bagian region hanya pelaksana sehingga tidak memiliki data terkait wacana relokasi,” paparnya.

Untuk saat ini, langkah yang diambil pihaknya dari Pertamina Patra Niaga Kalimantan, akan berkoordinasi dengan dengan pihak terkait, tak terkecuali masyarakat yang berada di (Ring 1) Cendana.

“Saat ini beberapa langkah antisipasi mitigasi bencana sudah kami lakukan. Sudah ada 4 hydrant yang dipasang di kedua sisi berbeda, juga ada fasilitas Hose Box Set (kotak untuk menyimpan fire hydrant equipment) di lokasi tersebut. Mari kita tunggu saja bagaimana keputusan dari Pusat setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Kota,” tandas Arya.

Munculnya keinginan pemindahan Depo Pertamina Cendana itu, setelah terjadinya kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang memakan korban jiwa 19 orang.

Kondisi lahan Depo Plumpang dengan Depo Cendana terbilang persis, dimana areal depo dikelilingi pemukiman padat penduduk.

Foto 2: Wahidi. Foto by Ryan/Busam.ID

Wahidi, Salah seorang warga RT 16 Gang 5B ketika dihubungi media ini Senin (6/3/23) mengatakan, informasi pemindahan Depo Cendana sudah berhembus lama.

Namun mau dipindah ke mana dan kapan, warga belum mendengar kepastiannya.

“Dulu pernah ada informasi, katanya mau dipindah ke Palaran. Tapi saat ini saya tidak tahu lagi kelanjutannya bagaimana. Mari kita tunggu saja kedepannya bagaimana,” ucap pria yang sudah berdiam di sekitar depo sejak 43 tahun lalu ini.

Keinginan warga tersebut ternyata sejalan dengan pendapat Walikota Samarinda Andi Harun, yang diwawancarai media ini Selasa (7/4/23).

Menurut Andi, keberadaan objek vital nasional tersebut sangat dekat sekali dengan pemukiman warga sehingga berbahaya terhadap keselamatan umum.

“Kebakaran Depo Pertamina di Plumpang Jakarta harusnya menjadi pelajaran berharga agar Pertamina Patra Niaga Kalimantan selaku pengelola kawasan itu bisa segera merealisasikan relokasi ke daerah Palaran. Dalam waktu dekat akan kita evaluasi kembali,” ucap Andi. (RYAN)
Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *