Samarinda, Busam.ID – Aksi 4 pelaku yang mengendarai 2 sepeda motor menggasak uang Rp500 juta dari seorang pengendara mobil memicu pengejaran sengit Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Kaltim.
Berbekal informasi dan hasil penyelidikan, petugas langsung memburu para pelaku hingga akhirnya berhasil menghentikan kendaraan mereka. Sempat melakukan perlawanan, keempat pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan dan diamankan.
Namun, aksi kejar-kejaran tersebut bukan kejadian kriminal sebenarnya. Seluruh rangkaian merupakan simulasi penanganan gangguan keamanan dalam rangka launching Tim URC Polda Kaltim dan Polresta jajaran.
Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro mengatakan, kehadiran URC menjadi bagian dari upaya memperkuat respons kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Situasi kamtibmas itu bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi tanggung jawab kita semuanya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat sinergi kepolisian dengan masyarakat, komunitas, organisasi masyarakat, pemuda, hingga tokoh adat di Kalimantan Timur.
“Sekitar 2.000 peserta mengikuti apel tingkat provinsi, dengan kegiatan serupa digelar serentak di berbagai wilayah dan ditargetkan melibatkan lebih dari 10 ribu peserta se-Kalimantan,” urainya.
Endar berharap kolaborasi tersebut mampu menjaga Kalimantan Timur tetap aman, kondusif, dan damai menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan. (zul)
Editor: M Khaidir


