Samarinda, Busam.ID – Hingga saat ini Dinas Pertanian dan Peternakan (Distarnak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah menggelar pelatihan pertanian olahan bahan ramah lingkungan, untuk gelombang kedua yang berlangsung sejak 11-15 November. Sejumlah Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) di masing-masing kecamatan dibekali pengalaman agar nantinya para petani tidak lagi ketergantung dan bahan-bahan organik.
Kegiatan yang berlangsung di UPTD Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kaltim ini disambut antusias oleh para peserta. Salah satunya Eko Widodo, PPS dari Kecamatan Tenggarong Seberang yang mengungkapkan rasa syukur atas adanya pelatihan tersebyt. Pelatihan ini dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas para penyuluh.
“Kami sangat berterima kasih atas penyelenggaraan pelatihan ini. Selama ini, pengetahuan kami tentang pengolahan hasil pertanian yang ramah lingkungan masih terbatas. Dengan adanya pelatihan ini, kami mendapatkan tambahan ilmu yang sangat berguna untuk diterapkan di lapangan,” ujarnya.
Menurut Eko, pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang teknik pengolahan, tetapi juga membuka wawasan tentang pentingnya pertanian berkelanjutan. Sehingga ke depannya para petani akan dibekali berbagai macam metode pertanian yang mengedepankan bahan-bahan ramah lingkungan.
“Kami jadi lebih paham bagaimana mengolah hasil pertanian menjadi produk yang bernilai tambah tanpa merusak lingkungan. Ilmu ini akan sangat bermanfaat untuk kami sampaikan kepada para petani,” imbuhnya. (adi/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


