Hetifah : Banyak Hal yang Bisa Disinergiskan
Samarinda, Busam.ID – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kaltim resmi terbentuk sejak Minggu (13/02/22). Organisasi yang dibentuk sebagai wadah bernaung para jurnalis perempuan Indonesia itu, terbentuk di Kaltim dengan ketuanya Tri Wahyuni SH. Jebolan SKH Swara Kaltim itu kini tercatat sebagai Pimred Busam.ID salah satu media online di Samarinda, juga merupakan tim inti dari sejumlah lembaga penelitian di daerah ini.
“Berdasarkan AD/ART, FJPI ini dibentuk agar seluruh jurnalis perempuan mampu berperan serta dalam pembangunan bangsa melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme sebagai jurnalis,” papar Tri.
Terbentuknya FJPI Kaltim mendapat apresiasi dari anggota DPR RI perempuan dapil Kaltim, Hetifah Sjaifudin. Dikonfirmasi Senin (14/02/22), Hetifah menanggapi positif kehadiran FJPI. Menurut wanita gigih ini, banyak permasalahan dunia perempuan dan anak yang perlu diperjuangkan bersama. Terbentuknya FJPI secara umum menjadi momen perempuan memperjuangkan dirinya sendiri.
“Ini (lahirnya FJPI) baik. Karena banyak hal yang bisa diperjuangkan bersama demi kebaikan kita para perempuan. Banyak hal yang bisa disinergiskan dengan kami di lembaga legislatif,” ungkap santun Hetifah.

Secara umum Hetifah dalam kapasitas kedewanannya, mengaku siap mendukung langkah FJPI untuk memperjuangkan kebaikan perempuan dan anak.
FJPI menjadi wadah serikat pekerja jurnalis perempuan untuk memperjuangkan kesejahteraannya, di samping bantuan perlindungan hukum ketika melaksanakan profesinya meliput berita di lapangan, termasuk pemuatan berita. Tak terkecuali, menjadi sarana dalam mempersiapkan pemimpin perempuan yang bertanggungjawab menjalankan profesinya di tengah-tengah masyarakat, negara dan bangsa Indonesia.
FJPI telah memiliki cabang di beberapa daerah di Indonesia. Seperti Provinsi Aceh, Provinsi Riau, Provini Jambi, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Jawa Timur. Kali ini, FJPI membuka cabang di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
FJPI Kaltim telah menggelar Musyawarah Pembentukan Ketua Cabang FJPI Kaltim di Kantor Sekretariat FJPI Kaltim Jalan Juanda Samarinda pada Minggu, 13 Februari 2022. Musyawarah ini dihadiri 2 pertiga dari 33 anggota FJPI Kaltim melalui virtual.
Terdapat 2 calon Ketua Cabang FJPI Kaltim. Yaitu, Tri Wahyuni dan Oni Resita. Dari hasil musyawarah tersebut, calon Ketua Cabang FJPI Kaltim dipilih secara aklamasi. Tri Wahyuni terpilih sebagai Ketua Cabang FJPI Kaltim.
Setelah terpilih, Tri bersyukur dan mengapresiasi telah dipercaya para anggota FJPI Kaltim untuk bisa menahkodai FJPI Kaltim. Ia merasa dengan adanya FJPI di Kaltim bisa meningkatkan kapasitas diri jurnalis perempuan dalam pemberitaan. Contoh kasus yang diberikan, pemberitaan kekerasan perempuan dan anak.
“Dengan terbentuknya FJPI, ini menjadi wadah jurnalis perempuan agar bisa menyuarakan pendapatnya di perusahaan media tempat dia bekerja dan juga menghasilkan berita yang bisa melindungi hak perempuan dan anak,” imbuh Tri.
Dalam struktural organisasi FJPI Kaltim itu sendiri, terdapat sekretaris dan bendahara. Divisinya pun beragam. Ada Divisi Advokasi dan HAM, Divisi Diklat dan Litbang, Divisi Pengembangan Organisasi, Divisi Humas dan Antar Lembaga.
FJPI Kaltim juga masih membuka penjaringan untuk jurnalis perempuan di Kaltim yang ingin masuk dalam FJPI.
Ketua Umum FJPI periode 2021-2024, Uni Zulfiani Lubis, menyatakan bahwa seluruh cabang FJPI yang baru terbentuk, salah satunya FJPI Kaltim, akan secara resmi dikukuhkan pada peringatan Hari Perempuan Internasional yang dilaksanakan pada 5 Maret 2022 secara virtual.
“Ada 3 cabang yang akan terbentuk. Provinsi Kaltim, Provinsi Lampung, dan Provinsi NTB. Ini nanti kita kukuhkan bersama di International Woman’s Day. Harapan kita kepada seluruh cabang FJPI yang ada di Indonesia bisa meningkatkan kapasitas diri jurnalis perempuan di setiap daerah,” pungkasnya. (nin/an)








