Varian Baru Corona Kraken Masuk Balikpapan, Dibawa WNA Polandia

Busam ID
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Balikpapan dr Mokhamad Zainul ketika memberikan keterangannya terkait ditemukannya 1 WNA asal Polandia yang positif covid-19 varian baru, Jumat (27/1/2023). (foto by man)

Balikpapan, Busam.ID – Sub varian Omicron Kraken atau XBB 1.5 terkonfirmasi telah masuk Kota Balikpapan.

Sub varian baru Covid-19 ini dibawa oleh warga negara asing (WNA) asal Polandia yang tiba di Kota Balikpapan awal Januari 2023.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Balikpapan dr Mokhamad Zainul mengatakan.

sesuai dengam yang sudah disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) RI, telah ditemukan kasus Covid-19 sub varian baru atau yang disebut dengan varian Kraken tersebut.

Dari 13 orang yang dikarantina terdiri 5 WNA dan 8 WNI dari Polandia tersesbut.

Hasil pemeriksaan yang positif PCR yakni 1 orang WNA.

Untuk riwayatnya, sebenarnya yang bersangkutan ini sudah dipekerjakan di lokasi pertambangan di salah satu perusahaan migas di Selat Makassar.

Yang bersangkutan tiba di Balikpapan melalui Jakarta pada tanggal 7 Januari 2023. Saat dilakukan pemeriksaan antigen hasilnya negatif, namun ketika dilakukan pemeriksaan PCR hasilnya positif.

Dan setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium Universitas Mulawarman (Unmul) dihasilkan dari pemeriksaan terhadap sub varian Kraken itu.

“Setelah dilakukan pemeriksaan PCR ulang, yang bersangkutan langsung dilakukan isolasi mandiri di sebuah hotel yang bekerja sama dengan perusahaan pertambangan,” ujarnya, Jumat (27/1/2023).

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan PCR kembali pada tanggal 18 januari 2023 dan didapatkan hasilnya negatif. Sehingga pada tanggal 23 Januari 2023 yang bersangkutan sudah diberangkatkan ke lokasi kerja di Selat Makassar.

Dengan adanya temuan varian kraken ini, pihaknya akan tetap mengacu kepada surat edaran dari Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian penyakit tentang pengawasan kekarantinaan pada alat angkut, orang barang, dari negara terjangkit ke wilayah pandemi menuju endemi.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada pemangku kepentingan khususnya di kota Balikpapan, atas kerjasama yang baik mulai dari penyuplai tenaga kerja asing di bidang pertambangan dan migas, karena dengan dilakukannya skrining deteksi dini berbasis laboratorium terhadap TKA yang baru masuk sebelum dipekerjakan di lokasi pertambangan di selat Makassar, telah dilakukan pemeriksaan antigen, PCR maupun kekarantinaan.

Serta dukungan dari laboratorium di Universitas Mulawarman, sehingga penghasil pemeriksaan terhadap Subvarian Kraken bisa terdeteksi,” ungkapnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *