Pria Supel Asal Loa Duri Gantung Diri di Pohon Karet

BusamID
Pria Supel Asal Loa Duri Gantung Diri di Pohon Karet Foto: Istimewa

Samarinda, Busam.ID – Warga Desa Loa Duri Ulu Kecamatan Loa Janan Kutai Kartanegara (Kukar) dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki tetangga mereka berinisial RR (46) gantung diri di kawasan kebun karet Kebun Karet Gang Rambutan RT 18 Desa Loa Duri Ulu, Loa Janan, Kukar pada Rabu, (5/1/2022) .

Warga Desa Loa Duri Ulu, tak menyangka RR yang sehari-hari dikenal supel dan ramah pada tetangganya, akan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon karet. Apalagi, status pekerjaannya sebagai karyawan sub kontraktor PT PAMA, RR dan keluarganya dinilai terbilang berkecukupan di mata masyarakat setempat.

Sekitar pukul 06.30 korban ditemukan dalam kondisi tergantung kaku dengan mata tertutup kain putih. Keluarga korban mencari lantaran sudah satu hari korban tidak pulang ke rumah. Kemudian saksi pertama dan saksi kedua berusaha mencari ke kebun karet dan setibanya lokasi yang dituju, saksi kedua melihat korban sudah posisi tergantung di cabang pohon dengan posisi tertutup mata.

Korban dicari-cari keluarganya karena semalaman tak pulang ke rumah. Sekitar pukul 06.30 Wita, dua anggota keluarga RR menemukan korban sudah tak bernyawa tergantung di pohon karet.

Keduanya kemudian memberitahukan keluarga mereka yang lain juga tetangganya di sekitar lokasi kejadian. Setelah kedatangan pengurus Desa Loa Duri dan personel Polsek Loa Janan serta relawan yang menyaksikan kejadian itu sebagai bunuh diri murni, sekitar pukul 07.30 Wita jasad bapak lima anak itu kemudian diturunkan dari pohon karet untuk disemayamkan di rumah duka.

“Jadi kondisi korban dalam sebulan terakhir kurang sehat makanya dia (korban) sedang cuti dari tempat kerjanya,” terang Kapolsek Loa Janan Aksaruddin Adam.

Korban sendiri dikenal baik dan ramah kepada siapapun, korban juga dikenal tetangganya bukan orang yang suka bermasalah, baik dalam keluarganya maupun di luar rumah.

“Saya tanya keluarganya dia merasa tidak sehat, gak tau apa ya. Merasa tidak sehat gitu. Akhirnya dari perusahaan tempat dia bekerja, juga gak disuruh kerja dulu atau istirahat dulu,” terangnya.

Aksar mengimbuh jika korban ditemukan oleh pihak keluarganya dengan mengenakan celana pendek tanpa baju. AKP Aksar menuturkan bahwa di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Pihak keluarga pun telah meminta untuk tidak dilakukan autopsi ataupun visum terhadap jasad korban. Bahkan membuat surat pernyataan penolakan autopsi ataupun visum. (kaka nong/an)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *