Samarinda, Busam.ID – Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Melkianus Kotta melalui Kasi Operasi Basarnas Balikpapan, Basri kembali mengerahkan Unit Siaga SAR Samarinda.
Kali ini, Basri mengerahkan anggota untuk melakukan pencarian orang tersesat di Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman Kutai Kartanegara (Kukar).
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Basri menyampaikan, kejadian bermula saat seorang pria bernama Makpong bersama istrinya Rinda sedang berkebun, Kamis (28/7/22) lalu sekitar pukul 10.00 Wita.
“Kata istrinya, sekitar pukul 11.00 Wita, sudah tidak melihat keberadaan suaminya (Makpong, Red),” ujar Basri ketika konfirmasi, Sabtu (30/7/2022).
Karena tak kunjung pulang hingga pukul 16.00 Wita pada hari Kamis tersebut, Rinda kemudian meminta bantuan kepada kerabatnya untuk mencari suaminya.
Sekitar pukul 20.00 Wita, kerabat isteri Makpong yang berjumlah 10 orang tiba di lokasi diduga hilangnya Makpong. Pencarian pun dilakukan dengan memasuki hutan.
“7 orang yang masuk ke dalam hutan, sedangkan 3 yang lainnya tetap bertahan di pondokan kebun,” tutur Basri lagi.
Awalnya komunikasi dengan ke tujuh orang yang masuk ke dalam hutan berjalan lancar. Namun menjelang pukul 01.00 Wita, Jumat (29/7/22) dinihari komunikasi terputus antar mereka yang di dalam hutan dan pondokan terputus.
“Informasi yang berhasil dihimpun anggota di lapangan, ketujuh orang kerabat isteri Makpong itu juga sempat hilang, tapi sudah kembali sejak Jumat siang,” kata Basri.
Unit Siaga SAR Samarinda terus melakukan pencarian kepada satu orang yang belum kembali yaitu Makpong. (dic)
Editor: Redaksi BusamID








