Samarinda, Busam.ID – Seorang pria, warga Jalan Pelita 4, RT 13 Gang Apel, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan Samarinda, Rabu (14/9/2022) pagi dilaporkan telah tertimbun longsor sekitar pukul 04.00 Wita dini hari.
Sontak kejadian tersebut membuat warga sekitar geger dan berusaha mencari keberadaan korban dan menghubungi pihak ketua RT, Babinsa, Babinkamtibmas beserta relawan terdekat untuk melakukan pencarian korban yang kemudian diketahui bernama Belong (40).
Upaya pencarian pun dilakukan dengan menggunakan alat manual serta menggunakan mesin pompa portable untuk mempermudah pencarian.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil satu jam kemudian, korban ditemukan masih menggunakan sarung atau selimut yang digunakannya saat tidur.
Dari keterangan salah seorang tetangganya, Togu Sianipar, korban diketahui sudah lama menempati rumah milik adiknya. Dan adiknya tersebut kini sedang berada di Palembang.
“Iya, korban memang menempati rumah adik saya sudah lama sekitar 5 tahunan ini,” kata Togu kepada Busam.ID di lokais kejadian.
Dan saat kejadian, Togu mengatakanm dirinya tidak mendengar suara apapun hingga saat pukul 04.00 wita listrik padam.
“Saya tidak mendengar apa-apa, pas mati lampu saya keluar rumah dan mendapati bangunan tersebut sudah ambruk,” terangnya.
Togu kemudian memastikan keberadaan korban, namun tidak terlihat dan yang terlihat hanya kendaraan roda dua yang tertimbun longsor.
“Saya yakin kalau korban tertimbun longsor, karena saya lihat ada motornya yang tertimbun dan terlihat bagian stangnya,” ujarnya.
Angota Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusdalops BPBD Kota Samarinda, Nusa Indah mengatakanm saat ditemukan korban sudah meninggal dunia.
“Posisi dari perkiraan korban tidur itu bergeser sekitar dua meter, korban masih menggunakan selimut yang biasa digunakan saat tidur,” ujar Nusa.
Usai ditemukan korban kemudian dilarikan ke RSUD Abdul Wahab Syahrani Samarinda menggunakan ambulan milik PMI Kota Samarinda. (dic)
Editor: Redaksi BusamID












