Museum Samarinda Gelar Lomba Marching Band Tingkat Pelajar

BusamID
Suasana kegiatan lomba marching band saat berlangsung di Museum Samarinda Jalan Bhayangkara pada Sabtu (4/3/2023). Ft by Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)-nya yang ketiga, Museum Kota Samarinda bekerja sama dengan Disdikbud (Dinas Pendidikan & Kebudayaan) Kota Samarinda menggelar lomba “Marching Band” di Halaman Museum Samarinda Jalan Bhayangkara pada Sabtu (4/3/2023). Lomba Marching Band tingkat pelajar itu, diikuti 24 sekolah dari tingkat SD dan SMP.

Ketua Panitia penyelenggara sekaligus Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Samarinda, Ernawati mengatakan, gelaran lomba memeriahkan HUT Museum Samarinda yang ketiga itu, digelar pihaknya secara mandiri dengan dukungan sejumlah sponsor. Kegiatan lomba ini terang Ernawati, sekaligus untuk mempromosikan museum ke khalayak umum terutama kalangan pelajar.

Ernawati (Kiri), Ainun Jariah (Kanan). Ft by Ryan/Busam.ID

“Total ada 24 sekolah tingkat SD dan SMP yang mengikuti lomba pada hari ini. Acara berlangsung mulai dari pagi sampai jam 5 sore. Alhamdulillah antusiasnya hari ini sangat luar biasa,” jelasnya kepada BusamID.

Dikatakan, jika lomba Marching Band tersebut merupakan yang pertama diadakan sejak pandemi covid.

“Ini perayaan pertama ya, karena memang kita sebelumnya tidak melakukan perayaan sebab pandemi covid. Kami sangat mengapresiasi seluruh 24 sekolah yang mengikuti. Mereka terlihat semangat menunjukkan penampilannya masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengelola Museum Samarinda, Ainun Jariah turut memberikan informasi lanjutan.

“Alhamdulillah, lomba ini juga sekaligus memperkenalkan Museum Samarinda kepada anak didik kita, biar mereka juga mengetahui tempat ini ya. Lomba ini juga diadakan tanpa menggunakan anggaran pemerintah, murni diselenggarakan menggunakan bantuan dari beberapa sponsor,” beber Ainun.

Ia berharap, dengan adanya lomba ini marching band di areal Museum Samarinda ini, nantinya pada anak didik dapat lebih menoleh pada sejarah.

“Kalau kami dari pihak Museum, hanya berharap bahwa kedepannya Museum lebih ramai dikunjungi oleh anak didik, agar generasi muda Kota Tepian dapat lebih mengenal sejarah terdahulu, terutama sejarah yang ada di Kota Samarinda,” tutupnya. (RYAN)

Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *