Sebutan ‘Bos Probebaya’ Direspon Positif TWAP

BusamID
Syaparudin. Ft by Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Sebutan ‘Bos Probebaya’ yang dilekatkan pada Walikota Samarinda, Andi Harun ternyata mendapatkan tanggapan positif dari pihak Balaikota.

Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Syaparudin, memberikan respons yang penuh apresiasi terhadap julukan tersebut.

Menurut Syaparudin, julukan ‘Bos Probebaya’ itu bermakna riil dan kiasan. Bermakna riil karena Walikota merupakan penanggung jawab terhadap Pelaksanaan Probebaya. Jika makna kiasan, Bos Probebaya bisa diartikan orang yang diharapkan memperhatikan masyarakat secara langsung. Karena Probebaya adalah program pembangunan dengan pendekatan sosial ekonomi yang diberikan langsung ke masyarakat melalui lembaga RT.

“Dan Alhamdulillah sejauh yang kami pantau, Probebaya ini berdampak positif di setiap lingkungan RT se-Kota Samarinda. Bahkan masyarakat dan seluruh Ketua RT se-Kota Samarinda sangat berharap program ini terus dipertahankan atau dilanjutkan,” jelasnya.

Probebaya, sebagai satu dari 10 program prioritas Andi Harun, telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Kota Tepian.

Program ini memberikan dukungan keuangan sebesar Rp 100 Juta kepada setiap RT di Kota Samarinda.

“Sebutan ini sebenarnya sangat positif, karena berarti program Pak Wali sekarang ini benar-benar sampai ke masyarakat, sehingga ada julukan tersebut,” ujar Syaparudin.

Probebaya ternyata tidak hanya merujuk pada pemberian dana kepada masyarakat melalui RT, tetapi juga membawa perubahan konkret dalam infrastruktur dan kualitas hidup di berbagai wilayah.

“Sebelum adanya program Probebaya, banyak jalan rusak, drainase yang tidak berfungsi optimal, serta kurangnya fasilitas-fasilitas umum di beberapa daerah. Namun, melalui program ini, perbaikan infrastruktur yang dilakukan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Bahkan, pelatihan-pelatihan yang diadakan juga membantu meningkatkan penghasilan warga yang sebelumnya kesulitan mencari mata pencaharian,” jelas Syaparudin.

Syaparudin juga membagikan pesan dari Walikota Andi Harun yang telah menjalankan kepemimpinannya selama kurun tiga tahun terakhir, prioritas Walikota-Wawali Samarinda saat ini adalah terus bekerja keras demi kemajuan Kota Samarinda.

“Proyek besar seperti terowongan Gunung Manggah, revitalisasi Pasar Pagi, Citra Niaga dan rekonstruksi Teras Mahakam menjadi fokus utama duet Andi Harun-Rusmadi Wongso, selain proyek-proyek lain seperti perbaikan drainase dan jalan,” paparnya.

Saat ditanya mengenai permintaan banyak masyarakat agar Andi Harun menjabat selama dua periode, Syaparudin menjawab dengan bijak.

Ia menyatakan mengapresiasi setiap dukungan dan kontribusi dari berbagai tokoh yang ingin turut membangun Samarinda.

Namun, ia juga menegaskan bahwa keputusan akhir tetap akan diambil oleh masyarakat.

“Biarkan masyarakat yang menilai. Saat ini, fokus kita di TWAP dan juga Pak Walikota, hanya kerja, kerja dan kerja,” tegas Syaparudin.

Dengan fokus kerja yang diutamakan, pihaknya berharap untuk terus melanjutkan upaya memajukan Kota Samarinda dan meningkatkan kualitas hidup warganya. (Ryan)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *