Peringatan Hari Jadi Berau ke-70, Pemkab Gelar Lomba Olahraga Tradisional

BusamID
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat mencoba salah satu cabang olahraga tradisional yang diperlombakan, Rabu (20/9/2023). (foto by diva)

Berau, Busam.ID – Masih dalam rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Berau ke-70 dan Tanjung Redeb ke-213, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau menggelar lomba olahraga tradisional di lapangan sepakbola Batiwakkal, Tanjung Redeb, Rabu (20/9/2023).

Lomba mempertandingkan 5 cabang olahraga (Cabor) yakni Hadang, Sumpitan, Panahan, Ketapel dan Gasing.

Lomba diikuti ratusan peserta dari semua kelompok usia dengan memperebutkan grand total hadiah senilai Rp 24,2 juta, beserta piagam dan sertifikat penghargaan.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang hadir membuka acara tersebut mengapresiasi semangat para atlet yang tekun berlatih di tengah keberadaan olahraga yang lebih populer. Seperti sepakbola, mini soccer, futsal, voli hingga basket.

“Ini yang membuat kita bangga, masih ada atlet yang menjaga olahraga tradisional,” ucap Sri.

Menurutnya, olahraga tradisional merupakan sajian hiburan yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Sebab sudah digemari sejak dahulu kala. Dilestarikan dalam permainan sehari-hari oleh anak-anak maupun dewasa.

Agar tetap menjaga olahraga itu tetap eksis, pihaknya bakal mengkolaborasikan olahraga tradisional menjadi bagian dari hiburan di objek wisata. Sehingga, bila terdapat orang baru yang bertandang ke Berau dapat mencoba langsung berbagai jenis permainan di objek wisata tertentu.

“Jelas ada kaitannya sama wisata, jadi bagus juga kalau ada hiburan lain di objek wisata itu,” terangnya.

Sementara itu Kepala Bidang Olahraga Dispora Berau Nuransyah mengatakan, bila perlombaan yang digelar saat ini sudah menjadi bagian dari tanggungjawab pelestarian olahraga tradisional di Bumi Batiwakkal.

Dikatakannya, olahraga yang akrab pada kelompok usia 90-an ini bila dimainkan akan memberikan dampak pada kesehatan hingga keceriaan bagi setiap orang yang memainkannya.

“Ini tentu memberikan dampak positif bagi tubuh kita,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemkab Berau menggagas lomba ini sebagai amanat Pemerintah Pusat demi menjaga kelestarian olahraga tradisional.

“Itu mesti kita akui. Maka dengan penuh kesadaran, mari kita lestarikan,” ujar dia. (diva/adv)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *