Global  

Dinkes Bentuk Satgas Oksigen Antisipasi Kekosongan, Rusman : Jangan Ada Yang Ditutup – tutupi

BusamID

Samarinda.Busamtv.co.id-Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Berencana Membentuk Satuan Tugas (Satgas) Oksigen di seluruh daerah di Kaltim. Hal ini dipaparkan langsung pada agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Kaltim, Jumat (16/7/2021).

Satgas ini dibentuk untuk memastikan ketersediaan oksigen di Kaltim, setelah sebelumnya Kota Balikpapan telah lebih dahulu membentuk satgas serupa. Dinkes Kaltim juga melakukan hal yang sama dengan membentuk Satgas di Kabupaten/ Kota di Kaltim yang masuk kategori darurat.

“Dinkes telah melakukan koordinasi dengan Kementrian Kesehatan dan membentuk tim Satgas oksigen diseluruh kabupaten kota yang dianggap darurat,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Hj Padhilah Mante Runa.

Ditambahkannya, bahwa saat ini pihak Dinkes Kaltim telah mengajukan Surat Keputusan (SK) terkait pembentukan Satgas ini ke Gubernur Kaltim Isran Noor sehingga tinggal menunggu persetujuan.

“Untuk hal ini telah menyerahkan hasil rapat ke Gubernur Kaltim untuk bisa segera dibuatkan SK yang tujuannya untuk koordinasi dinas terkait yang diharapkan semua mau turun tangan,” jelasnya.

Langkah ini pun mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Komisi IV DPRD Kaltim. Apalagi meilhat situasi darurat saat ini. Langkah cepat dan tepat sangat dibutuhkan dalam penangan pandemi covid-19 di Kaltim.

“Kami mendukung strategi taktis yang dilakukan oleh pihak Dinkes Kaltim terutama dalam hal penanganan pasien,” Jelas Rusman Ya’qub, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim.

Meski begitu, Rusman juga meminta agar pemerintah dapat transparan dan tidak menutup-nutupi informasi terkait Covid-19 baik di lingkup Provinsi maupun Kabupaten/ Kota terutama terkait permasalahan anggaran. Sehingga tercipta transparansi yang membuat publik memiliki rasa kepercayaan terhadap pemerintah.

“Informasi apapun jangan ada yang ditutup-tutupi karena ada juga keluhan dari kab kota yang tidak di support oleh provinsi soal dana covid, anggaran ada tapi realisasi mereka tidak tersupport dengan maksimal,” pungkasnya.(*)(Aji/Tw)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *