Balikpapan, Busam.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berencana akan melakukan modernisasi proses pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak peningkatan volume sampah di Kota Balikpapan seiring dengan juga meningkatnya kegiatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Dan diketahui Balikpapan adalah sebagai salah satu kota penyangga IKN yang lokasinya paling berdekatan de ngan IKN tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, dengan kondisi TPA Manggar yang ada saat ini tidak memungkinkan untuk dilakukan perluasan lagi.
Ide satu-satunya dalam menyikapi lonjakan volume sampah dari IKN adalah dengan menerapkan teknologi. Sehingga sampah yang masuk ke TPA dapat diolah dan habis.
Rencana tersebut perlu dilakukan kalau ternyata lokasi IKN tidak mempunyai TPA sendiri, baik yang disediakan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.
“Kalau toh IKN saat ini masih proses membangun, dan menghasilkan sampah, dan TPA-nya sendiri itu belum ada baik dari pemerintah pusat ataupun dari provinsi, silakan masuk tapi TPA Manggar dibantu dari segi fasilitas agar bisa lebih panjang dengan bantuan teknologi,” ujar Sudirman, Kamis (3/11/2022).
Hal ini serupa dengan yang dilakukan di beberapa negara maju, lanjutnya, yang sampahnya bisa diolah habis dan menghasilkan energi listrik, dan hal-hal yang lain yang bisa bermanfaat.
“Dengan luasan tanah yang kurang lebih 50 hektar tersebut sampah bisa habis di sana dan ini membutuhkan bantuan teknologi,” ucapnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID








