Audiensi ke MUI, KPID Kaltim Bahas Siaran di Bulan Ramadhan

Busam ID
KPID Kaltim bersama jajaran berfoto dengan MUI Kaltim di Kantor MUI Kaltim Jl Harmonika, Kamis (16/3/2023) Foto by Adit/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan audiensi ke kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jl Harmonika Samarinda, Kamis (16/3/2023).

Kedatangan KPID Kaltim itu juga sebagai bentuk permintaan maaf usai kesalahpahaman yang terjadi belum lama ini. Yang di mana KPID Kaltim meminta permohonan audiensi, namun batal terjadi dikarenakan tidak ada surat balasan dari pihak MUI.

“Namun kesalahpahaman tersebut sudah selesai hari ini, kami dengan tulus dari hati yang paling dalam meminta maaf sebesar-besarnya kepada para petinggi MUI atas kesalah pahaman kemarin,” ucap Ketua KPID Kaltim, Irwansyah, Kamis (16/3/2023).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kedatangan dirimnya dan para komisioner KPID Kaltim ke MUI yakni membahas perihal siaran saat di bulan Ramadhan nantinya.

“Tentunya demi menjaga siaran yang sehat dan mengedukasi. Kami yang melakukan filterisasi tayangan, sementara MUI yang menyiapkan materi siarannya. Guna menghindari siaran-siaran dakwah yang menyimpang misalnya dikarenakan memiliki kemungkinan memecah belah bangsa,” lanjutnya.

Sementara Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid mengatakan, pihaknya siap akan hal tersebut, dan ia meminta hal ini jangan hanya dilakukan menjelang dan di bulan Ramadhan saja. Melainkan terus berkelanjutan ke depannya.

“Sebenarnya kita tidak bisa melarang orang berdakwah, hanya saja ada oknum yang memanfaatkan saat berdakwah itu dengan kepentingan-kepentingan pribadi, nah hal itu yang tidak benar. Tapi kami menyambut baik keinginan KPID ini, hanya saja kami butuh waktu untuk membenahi itu kedepannya agar lebih baik. Agar tidak ada lagi siaran-siaran nakal, karena apabila sesuatu yang dibungkus dengan agama itu halnya sensitif bagi masyarakat,” pungkasnya (Adit/adv/kpidkaltim)

Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *