Samarinda, Busam.ID – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat melakukan penanganan darurat akses vital Jalan Poros Samarinda-Balikpapan di kilometer (Km) 28 Desa Batuah, Kutai Kartanegara (Kukar), yang nyaris lumpuh total akibat longsor.
Kepala Bagian Umum dan TU BBPJN Kaltim Budi Faizal mengatakan, meski bersifat sementara, ia berharap penanganan darurat tersebut dapat berguna untuk pengguna jalan.”Penanganan saat ini bersifat sementara, dengan memperkuat tebing menggunakan cerocok dan normalisasi rembesan air melalui pipa,” ucapnya, Rabu (21/5/2025).
Dikatakannya, untuk saat ini rambu-rambu lalu lintas telah dipasang, dan jalur kini bisa dilewati secara satu arah. Meski lalu lintas mulai lancar, BBPJN Kaltim menghadapi tantangan besar, seperti permintaan warga untuk evakuasi barang dari rumah-rumah yang roboh serta kebutuhan penebangan pohon dan pembukaan lahan untuk jalur alternatif.
“Kalau tiang listrik sudah dipindah, kita bisa relokasi sehingga bisa masuk jadi dua jalur,” sebutnya.
Sambil menunggu dokumen kebencanaan dari Bupati Kutai Kartanegara, investigasi tanah dengan boring test akan dilakukan Kamis (22/5/2025) untuk menentukan langkah permanen.
Tak hanya infrastruktur, longsor juga menyisakan dampak sosial. Seperti yang disamlaikan Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid menyebutkan, ada 21 rumah terdampak, 28 KK, dengan total 88 jiwa. “Dan jumlahnya bisa terus bertambah karena pergerakan tanah masih terjadi,” singkatnya.
Terakhir, terkait penanganan permanen seperti alih trase jalan tengah dirancang, namun BBPJN masih menunggu koordinasi lintas instansi agar solusi jangka panjang bisa segera diwujudkan. (adit)
Editor: M Khaidir


