Borneo FC Hadapi Bali United, Mauro Jeronimo Tegaskan Identitas Tim Harus Terus Dibangun

Busam ID
Suasana latihan skuad Borneo FC di Borneo FC Training Centre jelang menghadapi Bali United. Foto by Borneo FC

Samarinda, Busam.ID – Borneo FC Samarinda menatap pertandingan menghadapi Bali United dengan fokus membangun kembali identitas permainan. Meski lawan datang dengan catatan positif di awal kompetisi, pelatih Mauro Jeronimo memastikan timnya tidak menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan.

Borneo FC dijadwalkan menghadapi Bali United pada laga lanjutan kompetisi. Mauro mengatakan persiapan dilakukan seperti menghadapi pertandingan lainnya, yakni dengan mempelajari kekuatan dan kelemahan lawan sekaligus menjaga karakter permainan tim.

“Kita mencoba melihat lawan untuk melihat kekuatan dan kelemahannya. Kita mencoba menemukan titik kelemahannya agar bisa kita eksplorasi, sekaligus melindungi diri dari kekuatan mereka,” ujar Mauro dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Menurutnya, Borneo FC juga masih berada dalam proses membangun identitas baru. Komposisi tim yang banyak dihuni pemain baru membuat proses adaptasi membutuhkan waktu.

“Kita masih di awal, tapi kita yakin pada diri kita sendiri. Kita tahu bahwa di sepak bola bukan bagaimana kita mulai, tapi bagaimana kita berakhir,” katanya.

Mauro menyebut Bali United memiliki sejumlah pemain berkualitas dan kecepatan yang harus diwaspadai. Namun, ia meminta anak asuhnya tetap memainkan gaya yang sedang dibangun Borneo FC.

“Kita harus tetap mengimplementasikan identitas kita, model permainan kita dan gaya permainan kita. Itu fundamental,” tegasnya.

Sementara itu, pemain Borneo FC Juan Villa menilai Bali United merupakan tim yang memiliki kualitas. Terlebih, lawan mencatat dua kemenangan beruntun pada awal kompetisi.

“Kita tahu besok akan menghadapi satu tim yang bagus. Mereka dua kali berturut-turut menang dan mendapatkan hasil yang bagus di awal kompetisi ini,” ujar Juan.

Meski demikian, Juan menegaskan kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi Borneo FC. Ia optimistis timnya dapat menunjukkan respons positif dan mulai bangkit.

“Kita tahu tim kita masih butuh meningkatkan beberapa hal, tapi semoga besok menjadi awal dari kompetisi yang luar biasa buat kita semua,” katanya.
Bali United juga memiliki waktu istirahat lebih panjang dibandingkan Borneo FC. Pesut Etam sebelumnya harus menjalani pertandingan pada tengah pekan menghadapi Dewa United.

Mauro mengakui kondisi tersebut secara fisik bisa memberikan sedikit keuntungan bagi Bali United. Namun, ia memastikan Borneo FC memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk mengantisipasi jadwal padat.

“Bali United datang setelah satu minggu tanpa pertandingan, sementara kami bermain pada pertengahan pekan. Dalam aspek ini mereka mungkin sedikit memiliki keuntungan. Tetapi kami percaya pada kemampuan pemain dan tim kami,” jelas Mauro.

Ia memastikan seluruh pemain memiliki kesempatan untuk tampil dan memberikan kontribusi. Menurutnya, padatnya pertandingan merupakan bagian dari proses yang harus dijalani sebuah tim.

“Kami memiliki skuad yang besar dan saya percaya semua orang siap untuk tampil. Kami harus yakin bahwa kondisi fisik ini tidak akan menjadi faktor yang menentukan hasil,” ujarnya.

Mauro juga menjelaskan alasan sejumlah pemain asing belum mendapatkan menit bermain secara konsisten. Menurutnya, para pemain baru masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sistem permainan dan rekan setim.

“Kita memiliki banyak pemain asing. Sekarang mereka sedang berusaha masuk ke dalam tim, melalui latihan dan berhubungan dengan teman-teman. Ini adalah proses yang membutuhkan waktu,” katanya.

Ia menegaskan proses membangun tim tidak bisa dilakukan secara instan. Menurut Mauro, sepak bola merupakan permainan yang melibatkan manusia sehingga dibutuhkan waktu agar seluruh pemain memahami karakter dan pola permainan yang sama.

“Sepak bola adalah permainan yang dimainkan manusia, bukan komputer. Kita membutuhkan waktu untuk membuat semua orang bersama, memahami bagaimana seharusnya bermain, serta mengenal kekuatan dan kelemahan satu sama lain,” pungkas Mauro.(Adit)

Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *