Samarinda, Busam.ID – Ada berita sebelumnya, diinformasikan rencana Perumdam (PDAM) Tirta Kencana akan segera melaksanakan Verifikasi Faktual (Verfak) terkait bantuan gratis biaya pemakaian air bersih 10m³ untuk masyarakat golongan miskin/khusus.
Hazairin As’ad, Manager Hubungan Pelanggan Perumdam Tirta Kencana pada Busam,ID mengatakan Verfak yang telah ditentukan yakni Pemkot (Pemerintah Kota) Samarinda melalui Dinas Sosial Kota Samarinda dan jajarannya akan menilai kelayakan calon penerima manfaat dengan syarat berpenghasilan rendah, telah menjadi pelanggan dan juga memiliki rumah sendiri/orang tua/warisan alias tidak sewa/kontrak.
Nantinya penilaian turut melibatkan pihak kecamatan, kelurahan dan juga RT setempat di seluruh 10 Kecamatan dan 59 Kelurahan di Kota Samarinda. Penilaian akan mulai dijalankan awal bulan Mei ini.
Tim Busam.ID mencoba mengkonfirmasi beberapa ketua RT di wilayah yang berbeda menanggapi informasi tersebut. Pihak RT yang diwawancarai Busam,ID di antaranya Ketua RT 21 Sungai Pinang Dalam, Ketua RT 14 Gunung Lingai dan juga Ketua RT 16 Cendana.
Ketua RT 21 Sungai Pinang Dalam, Sudirman mengakui sudah mengetahui informasi tersebut dan turut bersyukur adanya cover air gratis bagi warga penerima BLT yang memenuhi syarat ditentukan.
“Sementara dengarnya baru dari mulut ke mulut saja. Untuk keterangan info resminya hingga saat ini belum dapat, mudahan segera terealisasi karena ini program yang bagus, bisa mengurangi beban untuk yang tidak mampu juga,” ucapnya pada Sabtu (29/4/23) kepada Busam.ID.
Sementara Ketua RT 14 Gunung Lingai, Sulistyono dan juga Ketua RT 16 Cendana Taufik, mengaku belum mengetahui sama sekali perihal rencana bantuan tersebut.
“Belum ada infonya, saya baru tau dari mas-nya (penulis-red) ini. Jika benar gratis 10m³ per bulannya untuk masyarakat miskin, tentu yang menerima manfaat nanti akan bergembira karena otomatis beban bulanannya akan berkurang kan ya?,” ujar Sulistyono.
“Hingga saat ini belum ada info atau pun sosialisasi, mungkin dalam waktu dekat akan disosialisasikan ya. Seandainya memang benar nanti akan seperti itu, wah Alhamdulillah sekali,” seru Taufik.
Langkah yang diterapkan Pemkot bersama Perumdam (PDAM) Tirta Kencana itu menurut Taufik patut diapresiasi karena merupakan pengayoman pada sebagian warga yang pantas dibantu.
Menurutnya langkah tersebut sangat bermanfaat, terutama untuk yang memang secara ekonomi saat ini sedang kesulitan dan tidak mampu.
“Yang harus diperhatikan ialah saat penilaian nanti, jangan sampai ada yang harusnya mampu, malah mendapat bantuan tersebut, semoga tepat sasaran dan kami dari pihak RT akan antusias jika dilibatkan saat proses penilaian,” tutup Taufik. (RYAN)
Editor : Risa Busam,ID








