Cuaca Lembab Salah Satu Penyebab Ulat Bulu Merebak di Taman Bebaya

BusamID
Ulat Bulu di Taman Bebaya. (Ft by Zul)

Samarinda, Busam.ID – Setelah melakukan penyelidikan mendalam, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Samarinda mengonfirmasi tiga faktor dugaan yang menjadi penyebab banyaknya ulat bulu di Taman Bebaya.

Gusti Muhamaaamad Hamdri, pejabat POPT (Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman), mewakili Kepala DKPP Samarinda, M Darham, mengungkapkan temuan tersebut.

“Pertama, faktor cuaca ekstrem akibat perubahan iklim. Setelah kemarau yang panjang, musim hujan dengan intensitas yang cukup tinggi membuat kelembaban meningkat, menciptakan kondisi ideal bagi perkembangbiakan ulat bulu,” ujarnya pada Selasa (19/12/23).

Kedua, berkurangnya musuh alami ulat bulu seperti burung dan semut rang-rang. Alasan mengapa burung dan semut ini berkurang belum diketahui, sehingga pemangsa alami ulat bulu menjadi tidak signifikan.

“Ketiga, gangguan terhadap ekosistem ulat bulu saat tim DLH Samarinda melakukan pembersihan lahan persiapan Festival Mahakam. Gangguan ini diduga membuat ulat bulu mencari tempat yang lebih nyaman,” katanya.

Menyikapi temuan ini, pada Rabu (20/12/23), DKPP Samarinda akan melakukan penyemprotan racun insektisida dengan teknis yang tepat.

“Seharusnya ulat bulu ini besok akan total dibersihkan. Ada tekniknya, tidak hanya asal semprot saja. Semprotannya harus mengikuti arah angin dan tidak hanya di pohon, tapi juga di tanah,” ungkap Hamdri.

Diharapkan, tindakan ini akan memberikan solusi cepat dan efektif, mengembalikan Taman Bebaya sebagai tempat rekreasi yang aman bagi masyarakat. (RYAN)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *