Berau, Busam.ID – Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Berau, Lita Handini mengatakan, cokelat Berau telah menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain, bahkan pihaknya dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait diundang untuk mengikuti Expo di Kota Surabaya untuk memamerkan produk-produk Kabupaten Berau, salah satunya produk cokelat tersebut.
“Kami diundang DPMPTSP Provinsi Kaltim menjadi narasumber untuk mempresentasikan puluhan investasi kakau yang ada di Kabupaten Berau,” ucapnya, Senin (4/9/2023).
Dalam acara tersebut, lanjutnya, dapat menjadi peluang besar bagi pihaknya untuk menawarkan investasi kakau kepada investor luar negeri atau pasar internasional, agar membantu mengembangkan perkebunan kakau di Kabupaten Berau dengan skala besar.
“Untuk distribusi coklat ini sudah terbangun, baik pengolahannya maupun dalam bentuk biji kakau kering sudah dijual baik di luar maupun di dalam negeri,” ucapnya.
Dijelaskannya, lahan petani kakau di Kabupaten Berau semakin tahun semakin menurun. Menurut data, ada pengurangan dari jumlah lahan yang awalnya luas lahan sebesar 2,5 ribu Ha menjadi 1,3 ribu Ha.
“Karena ini sudah selesai pemetaan, rencananya akan kami buatkan SK penetapan dari Bupati terkait dengan kawasan pengembangan perkebunan kakau yang ada di Berau,” katanya.
Lita membeberkan akan melibatkan pihak ketiga untuk membina dan memberikan bantuan kepada para petani kakau di Berau. Selain itu, akan dilakukan kerjasama dengan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau dan NGO lainnya untuk menumbuhkan industri Kakau di bagian hilir.
“Seperti Coklat Kulanta dan Coklat Tumbit akan didampingi sampai produk tersebut bisa ditawarkan dan dijual di supermarket yang ada di Berau,” tandasnya. (diva/adv)
Editor: M Khaidir


