Samarinda, Busam.ID – Hasil pertanian hortikultura dari Desa Sebulu Ulu saat ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah sekitar, seperti Sebulu Ulu dan Sebulu Modern. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pasokan bahan pangan di tingkat lokal serta mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Para petani pun memprioritaskan efisiensi dalam distribusi hasil panen dengan tetap menjaga kualitas produk. Ketua Kelompok Tani Tanjung Harau, Riduan, menyampaikan bahwa distribusi hasil panen, termasuk nanas, petai california, dan cabai, diarahkan untuk pasar lokal guna mendukung kebutuhan masyarakat setempat.
“Distribusi hasil pertanian holtikultura kami masih di sekitar wilayah Sebulu, meliputi Sebulu Ulu dan Sebulu Modern,” ujar Riduan pada Sabtu (23/11/2024).
Riduan menjelaskan bahwa pasar lokal memiliki permintaan yang stabil untuk komoditas hortikultura yang dihasilkan oleh kelompok tani.
Dengan distribusi yang terfokus di wilayah lokal, petani dapat mengurangi biaya pengangkutan sekaligus memastikan ketersediaan hasil panen di desa-desa sekitar.
“Pendekatan ini memungkinkan kami menjaga kualitas hasil panen sekaligus memenuhi kebutuhan pasar lokal secara efisien,” tambahnya.
Ke depan, Riduan berharap distribusi dapat diperluas seiring dengan meningkatnya hasil produksi pertanian hortikultura.
Dukungan dari pemerintah daerah dan mitra usaha diharapkan dapat membantu petani menjangkau pasar yang lebih luas, baik di dalam maupun luar Kecamatan Sebulu.
“Jika produksi meningkat, kami juga ingin menjangkau pasar yang lebih besar, namun tetap mempertahankan fokus pada kebutuhan lokal,” imbuhnya. (bing/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


