Edaran Menyangkut Umat Beragama Dikomunikasikan Lebih Dulu

BusamID
Subandi - Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda. Foto: Istimewa

Samarinda, Busam.ID – Tindakan yang bersinggungan dengan kepentingan umat beragama, sebaiknya dikomunikasikan lebih dulu. Sehingga keputusan yang dihasilkan akan meminimalisir dampak protes. Apalagi menyangkut kepentingan umat beragama mayoritas yang selama ini tidak pernah disinggung atau menimbulkan konflik. Seperti suara azan yang diibaratkan gonggongan anjing oleh Menag Yaqut Kholil Qoumas belum lama ini. Pernyataan Menag yang dijadikan edaran itu, memicu reaksi keras dari berbagai kalangan.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Subandi mengimbau masyarakat Samarinda agar tetap tenang menyikapi edaran tersebut. Menurut Subandi, keberagaman yang sudah terjalin di Indonesia selama ini sebenarnya luar biasa. Sehingga edaran yang dikeluarkan Menag itu dirasa tidak tepat.

“Kalau bicara toleransi kan umat muslim di Indonesia ini sangat luar biasa. Jadi saya rasa edaran tersebut tidak pas,” ucap Subandi.

Ia melanjutkan, keliru jika alasan diterbitkannya suara azan karena dinilai mengganggu. Sebab selama ini penggunaan pengeras suara di setiap mesjid tidak pernah menimbulkan konflik pada masyarakat.

“Kalau alasannya mengganggu, selama ini kan tidak ada masalah. Suara azan itu selain panggilan sholat juga pengingat waktu aktivitas lo. Jangan lagi kemudian kita umat muslim ini dianggap tidak punya toleransi,” ungkapnya.

Subandi menyayangkan sikap Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI yang terkesan tidak pernah berdialog dengan tokoh agama hingga masyarakat.

Menurutnya, jika hal itu (dialog) sebelumnya dilakukan, pasti edaran itu tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Ia pun berharap agar semua umat muslim khususnya di Kota Tepian tetap damai menyambut bulan puasa yang akan datang.

“Kalau pemerintah berniat untuk membuka dialog dengan para tokoh agama, ulama hingga masyarakat maka saya yakin tidak akan seperti ini kejadiannya,” tutupnya. (kaka nong/adv)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *