Samarinda, Busam.ID – Meskipun Pemerintah Kota Samarinda memberikan rekomendasi relokasi, tidak semua pedagang emas di Pasar Pagi menerima penempatan mereka.
Terbukti, hampir 80 persen pedagang emas, memilih sendiri lokasi pindah sementara mereka ke Mall Mesra Indah.
Hampir 80 persen dari pedagang emas memilih untuk pindah mandiri dan menyewa lapak di Mall Mesra Indah.
Informasi ini disampaikan oleh Aulia Rahman, salah seorang pedagang emas yang telah melakukan pindah sendiri.
“Kami sedang mengangkat sisa-sisa barang yang ada, masih ada barang-barang yang belum terangkat,” jelas Rahman kepada Busam.ID, Selasa (2/1/23) saat tim mengunjungi lokasi.
Menjawab pertanyaan mengenai destinasi pindah, Aulia mengungkapkan bahwa dirinya dan sebagian besar rekan-rekannya telah memutuskan untuk menyewa lapak di Mall Mesra Indah yang dapat ditempuh dari Pasar Pagi dengan berjalan kaki.
“Hampir semua sih, sekitar 80 persen dari kami dan rekan-rekan di sini pindah ke situ. Untuk sewa, ada yang ukuran 2×4 meter seharga Rp 2,2 juta per bulan, dan ada juga yang ukuran 4×4 meter dengan harga Rp 4 juta per bulan,” katanya.
Aulia juga menyampaikan harapannya bahwa pemerintah dapat mempertahankan komitmennya untuk menyelesaikan revitalisasi Pasar Pagi sesuai dengan waktu yang dijanjikan.
“Semoga sesuai janjinya, karena jika terlalu lama, biaya sewa di sana juga cukup besar,” tambahnya.
Keputusan sebagian besar pedagang emas untuk pindah secara mandiri menunjukkan, adanya preferensi dan pertimbangan bisnis dari usaha yang sudah mereka jalani bertahun-tahun.
Sementara pemerintah terus berupaya dalam pemindahan relokasi, harapan dari para pedagang adalah agar proses revitalisasi dapat selesai tepat waktu dan memberikan lingkungan usaha yang lebih baik bagi seluruh pedagang di Pasar Pagi Samarinda. (Ryan)
Editor : A Risa








