Imbas IKN, Investor Roti Asal Malaysia Berminat Bangun Pabrik Di KIK Balikpapan

BusamID
Elok Selvia. Ft ist

Balikpapan, Busam.ID – Seiring dengan tahapan pembangunan ibu kota negara (IKN) di wilayah Kalimantan Timur, telah meningkatkan minat investor untuk berinvestasi.

Kota Balikpapan menjadi salah satu lokasi yang diincar oleh para investor, karena posisinya yang akan menjadi kota penyangga sekaligus pintu gerbang ibukota negara.

Kepala Bidang penanaman modal DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu) Kota Balikpapan Elok Selvia mengatakan, saat ini telah ada beberapa investor asing yang berminat untuk berinvestasi di Kota Balikpapan, salah satunya adalah perusahaan roti asal Malaysia.

Rencana perusahaan Malaysia yang bergerak penjualan roti tersebut, akan membangun pabrik di Kawasan Industri Kariangau (KIK).
Selain itu, ada juga perusahaan asal Korea dan Uni Eropa yang tertarik untuk berinvestasi di KIK.

“Sudah banyak, cuman saya belum monitor lagi, kemarin kita sudah bawa perusahaan dari Malaysia, dia mau bangun pabrik roti, dan perusahaan ini terkenal di Malaysia namanya Gardenia. Selain itu, ada juga Korea, itu lewat dpmpt provinsi dan juga ada Uni Eropa,” kata Elok di sela-sela kegiatan Bimtek di Hotel Novetel Balikpapan, Kamis (22/9/2022).

Dijelaskannya, kawasan KIK menjadi salah satu yang diminati oleh para investor karena lahannya akan terintegrasi dengan tol yang menuju ke IKN. Serta status lahannya yang sudah clear.

“Jadi berdasarkan RDTR itu diarahkan ke Kariangau, KPIK itu ada di daerah Kariangau, itu ada sebesar 2.500 hektar disana. KPIK ditujukan untuk industri tapi lahannya belum tentu clear. Tapi kalau KIK dari 124 hektar itu tanah milik Pemkot yang sudah clear, yang kita sedang jual adalah lahan KPIK dan KIK, karena lahannya akan terintegrasi dengan tol yang menuju ke IKN,” ujarnya.

Dalam kerjasama, lanjutnya, pihaknya menawarkan skema misalnya PMA (Perusahaan Modal Asing), kalau mau berinvestasi harus menggandeng pengusaha lokal.

Untuk kawasan KIK saat ini sudah ada petunjuk untuk pengelolaannya diserahkan kepada Perumda Manurung Sukses.

“Jadi memang mengajak kepada perusahaan asing, kalau mau investasi di KIK, harus menggandeng perusahaan lokal itu adalah Perusda Manuntung Sukses. Dan saat ini, sudah mulai banyak pengusaha yang datang melirik kawasan KIK. Apalagi kemudian ada KIK yang lahannya sudah clear, makanya kita jualan pede,” ungkapnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *