Samarinda, Busam.ID – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru honorer di Kalimantan Timur, Pemprov (Pemerintah Provinsi) Kaltim menaikan insentif dari sebelumnya Rp 300 ribu per bulan, naik jadi Rp 1 juta per bulan. Insentif tersebut diklaim paling besar di seluruh Indonesia.
Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi bersyukur karena para guru honorer di daerah yang dipimpinnya lebih sejahtera, terlebih hal tersebut merupakan satu di antara hal yang dicapai di masa akhir jabatannya bersama Gubernur Kaltim, Isran Noor.
“Insentif guru di lingkungan Pemprov Kaltim saat ini paling besar se-Indonesia,” kata Hadi baru-baru ini kepada awak media.
Terpisah, Kepala Disdikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) Kaltim, Muhammad Kurniawan mengatakan, pemberian insentif sesuai dengan SK (Surat Keputusan) Gubernur Kaltim nomor 420/K.215/2019.
Diketahui, SK tersebut mengatur penetapan besaran tambahan penghasilan Pegawai Negeri Sipil Guru, Pengawas dan Tenaga Kependidikan SMA, SMK dan SLB Provinsi Kaltim.
“Saat ini, PPPK tambahan penghasilan sebesar Rp 1,25 juta dan non ASN sebesar Rp 1 juta, termasuk guru MAN di seluruh Kaltim juga akan diberikan,” ucap Kurniawan.
“Insentif untuk guru SMA, SMK, dan SLB sebesar Rp 1 juta per bulan,” tutupnya.
(ADV/PT/RY/DISKOMINFOKALTIM)
Editor : Risa Busam,ID












