Samarinda, Busam.ID – Sebuah kapal bermuatan pasir dikabarkan tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (6/10/2022) petang sekitar pukul 18.00 Wita.
Peristiwa bermula saat kapal bermuatan pasir tersebut dengan anak buah kapal (ABK) berjumlah tiga orang yakni Alan Haryadi, Supiansyah dan Muhammad Rahim melakukan perjalan pengiriman pasir untuk dijual.
“Kapal sedang punya muatan pasir dari daerah Pongkor. Sekitar 50 meter tiba ke tempat pembongkaran pasir RT 07 Desa Loa Duri Ulu, tiba-tiba terdengar suara keras seperti ada yang pecah dari samping kiri lambung,” kata Alan, korban selamat saat dihubungi busam.ID via telepon selularnya.
Disaat bersamaan, terlihat air sungai masuk dengan cepat ke dalam kapal. Melihat situasi tersebut, ketiga ABK langsung berupaya melakukan penyedotan air menggunakan mesin, namun air di dalam kapal semakin tinggi.
“Tanpa pikir panjang kami langsung meloncat ke sungai sedangkan pemilik kapal (Muhammad Rahim, red) masih berupaya memompa air di kapalnya,” terang Alan.
Namun nahas bagi Muhammad Rahim, dia ikut tenggelam beserta kapalnya. Dia diduga tidak dapat melepaskan diri saat terkurung di kabin kapal saat kapal tenggelam.
Usai menerima informasi tersebut, Unit Siaga SAR Samarinda langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk membantu melakukan pencarian korban yang tenggelam.
“Kami menerima informasi kecelakan kapal di Sungai Mahakam kawasan Loa Duri pada pukul 22.45 Wita,” terang Melianus Kotta, Kepala Basarnas.
Pada pukul 23.05 Wita, kantor SAR Balikpapan dikerahkan satu unit Rescue berangkat ke tempat kejadian dengan estimasi perjalanan sekitar tiga jam.
Sementara itu, Jajaran Polsek Loa Janan berada dilokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan sejumlah saksi terkait tenggelamnya kapal hingga menenggelamkan Rahim si pemilik kapal. Dan hingga berita ini diturunkan, korban belum juga diketemukan. (dic)
Editor: Redaksi BusamID












