Samarinda, Busam.ID – Sebuah kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua dan roda empat (sepeda motor dan mobil) di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Jalan Pemuda 3 Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang Minggu (25/9/2022) sekitar pukul 00.00 Wita.
Diinformasikan, si pengendara sepeda motor meninggal dunia ketika dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka berat di bagian kepalanya.
Menurut keterangan salah seorang saksi yang tidak jauh dari lokasi kejadian, saat kejadian dia mendengar suara benturan keras.
“Kejadiannya itu secara tiba-tiba, saat dengar suara benturan keras saya reflek langsung melihatnya,” kata warga yang enggan disebutkan namanya.
Dia pun langsung mendekati asal suara tersebut dan melihat korban sudah bersimbah darah.
“Posisi korban tergeletak di jalan dan ada ceceran darah di jalan, cuma saya kurang perhatikan bagian tubuh mana yang luka,” ucapnya.
Menerima informasi terjadi kecelakaan, Kapolsek Sungai Pinang, AKP Noor Dhianto bersama jajarannya mendatangi lokasi kejadian.
“Kronologinya, kendaraan roda empat keluar dari Jalan Pemuda 3, sedangkan kendaraan dari jalur Jalan Ahmad Yani (Cendrawasih, Red) mengarah ke simpangan Alaya, karena jarak terlalu dekat sehingga tabrakan tidak bisa dihindari, kendaraan roda dua menabrak sisi kanan mobil tepat posisi sopir,” kata Dhianto.
Petugas kemudian membawa dua kendaraan yang terlibat tabrakan itu ke Mapolsek Sungai Pinang. Kedua kendaraan itu adalah, roda empat Agya nomor polisi KT 1365 RG dan roda dua jenis Beat nomor polisi 4058 BAA.
“Sementara kami membantu petugas Lakalantas melakukan olah TKP dan menandai posisi terakhir korban kemudian mencari saksi dan kendaraan yang terlibat kami amankan di Polsek Sungai Pinang sambil menunggu pihak Lakalantas untuk mengambilnya,” tambahnya.
Dari pantauan Busam.ID saat berada di kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Syahrani Samarinda, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan tangan sebelah kanan.
Dudung, kakak korban ketika dikonformasi tak bisa memberikan komentar banyak. Dia hanya mengatakan, jika adiknya adalah seorang ojek online.
“Mungkin dia habis mengantar penumpang pas kejadian,” kata Dudung.
Rencananya jasad korban usai dilakukan visum akan langsung dibawa ke rumah duka di kawasan Samarinda Seberang. (dic)
Editor: Redaksi BusamID








