Samarinda, Busam.ID– Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud secara resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) periode 2025–2030, Angela Idang Belawan – Suhuk. Harum -sapaan akrabnya- memberikan pesan tegas, agar kepemimpinan baru menjaga integritas, menjauhi praktik korupsi, sekaligus mengutamakan pembangunan merata di wilayah perbatasan.
“Saya sudah sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru, selamat bertugas. Ini amanah rakyat Mahakam Ulu. Di awal sudah kami wanti-wanti agar tidak melakukan tindak pidana korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya usai pelantikan di Gedung Odah Etam, Selasa (23/9/2025).
Dirinya menyebut, Mahulu memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara, sekaligus menjadi daerah terdepan di Kaltim.
“Daerah ini unik sekaligus garda terdepan. Sudah waktunya masyarakat terbuka dari keterisolasian dan menikmati pembangunan yang merata,” ujarnya.
Ia memastikan Pemprov Kaltim akan bersinergi dengan Pemkab Mahakam Ulu, terutama dalam pembangunan infrastruktur dasar. “5 tahun ke depan, kami dorong standar pelayanan minimum—jalan, pendidikan, kesehatan, pemukiman, air bersih, hingga sanitasi—semua akan disinkronkan agar program bisa berakselerasi lebih cepat,” jelasnya.
Sementara Bupati Mahulu Angela Idang Belawan menegaskan, infrastruktur jalan menjadi prioritas utama kepemimpinannya. “Yang jelas kita akan gencarkan infrastruktur karena itu paling utama. Jalan penghubung antarkecamatan harus terhubung agar masyarakat tidak hanya mengandalkan transportasi air,” paparnya.
Dia menargetkan peningkatan kualitas jalan di seluruh kecamatan selama 5 tahun masa jabatannya. “Kami upayakan pekerjaan maksimal agar seluruh kecamatan dapat menikmati akses darat yang layak,” tambahnya.
Meski demikian, ia menegaskan komitmennya tidak hanya pada fisik, tetapi juga layanan dasar masyarakat.
“Puji Tuhan, kami sangat bersukacita atas kepercayaan masyarakat. Namun sukacita ini tidak boleh melupakan tugas besar, termasuk peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan,” tutupnya. (adit)
Editor: M Khaidir


